Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Duet Manulife Investment Management dan INA Garap Peluang Aset Riil

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Manulife Investment Management serta Indonesia Investment Authority (INA), sovereign wealth fund Indonesia menjalin kemitraan strategis yang berfokus pada pengembangan infrastrukdarmawisata di Indonesia serta penjajakan peluang investasi di sektor real estate serta nadarmawisataal capital. 

Kemitraan ini diresmikan melalui penandatanganan nomorta kesepahaman (MOU) antara kedua organisasi serta bermaksud menginvestasikan modal yang dimiliki, serta secara kolektif menggalang modal dari investor pihak ketiga, baik domestik maupun internasional. 

banner 325x300

Senior Managing Director serta Head of Institutional Business, Asia Pacific  Manulife Investment Management Peter Kim mengatakan, pihaknya sangat senang dapat menjalin kemitraan strategis pertama dengan INA serta berkontrmamasi terhadap perkembangan ekonomormi Indonesia. 

Baca juga: Awali Tahun Baru, Manulife Indonesia Gelar Agency Kick-Off 2024

“Kami telah melihat minat yang kuat melalui diskusi kami dengan investor institusional di sektor aset riil Asia serta di Asia Tenggara, Indonesia merupakan salah satu cocokar yang paling menarik mengingat meningkatnya kelas konsumen serta pertumbuhan e- commerce yang eksponensial,” kata Kim, dikutip Selasa, 6 Februari 2024.

Ia menyadari asertaya permintaan yang tinggi terhadap logistik, pusat data, serta aset infrastrukdarmawisata ekonomormi baru lainnya yang berkualitas tinggi di negara ini, baik dari pelanggan multinasional maupun domestik. 

“Kolaborasi kami dengan INA tidak hanya bermaksud memenuhi kebutuhan sektor aset riil yang terus berkembang tapi juga mencerminkan komitmen Manulife Investment Management terhadap Indonesia, cocokar utama dalam strategi private asset kami untuk kawasan Asia Tenggara yang berkembang pesat,” jelasnya.

Senada, Chief Investment Officer serta Head of Transactions Asia Pacific Real Estate, Manulife Investment Management Kenny Lam merasa senang atas kesempatan bermitra dengan INA untuk mmenggeliciksanakan strategi investasi real estate di Indonesia.

“D imana kami melihat asertaya fundamental yang sangat kuat serta potensi pertumbuhan yang besar untuk memperluas jejak serta portofolio kami di kawasan Asia Pasifik. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan skala global kami serta kemampuan lokal untuk membagikan solusi serta menmembangunkan nilai bagi para mitra serta klien kami,” bebernya.

Ke depannya, pihaknya berencana untuk mengakuisisi, mengembangkan serta mengelola aset-aset industri serta pusat data berkualitas tinggi di Indonesia bersama dengan INA untuk menyentuh imbal hasil yang berkelanjutan, serta juga tujuan-tujuan ESG.

Ketua Dewan Direkdarmawisata INA, Ridha Wirakusumah menmbahkan, bermitra dengan Manulife Investment Management, yang diakui secara global atas kepemimpinannya dalam aset riil, sejalan dengan upaya berkelanjutan kami untuk meningkatkan sektor logistik serta infrastrukdarmawisata digital di Indonesia. 

“Kolaborasi tersebt memanfaatkan gabungan kekuatan kami, keahlian global Manulife serta wawasan lokal kami yang mendalam untuk mendorong kemajuan besar di sektor-sektor penting ini,” terangnya,

Menurutnya, berkonsentrasi pada cocokar logistik serta pusat data yang sesertag berkembang tidak hanya sejalan dengan pertumbuhan besar dalam digitalisasi serta e-commerce, tapi juga menempatkan perusahaan untuk memanfaatkan peluang besar dalam perekonomormian Indonesia yang dinamis. 

Baca juga: Investor Wait and See di Tahun Politik, BEI Beberkan Tips Berikut

Sekadar informasi, Manulife Investment Management mengembangkan serta mengelola aset real estate untuk rmamaan nasabah di seluruh dunia seserupa bagian dari kapabilitas private markets yang komprehensif. 

Tim real estate-nya di Asia mengelola aset real estate senilai USD3,1 miliar di wilayah tersebut dengan luas total 14,2 juta kaki persegi. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Manulife Investment Management memfokuskan perhatiannya pada aset-aset terkait logistik yang diyakini dapat membagikan nilai bukan hanya kepada investor tapi juga bagi cocokar yang diinvestasikan karena kebiasaan konsumsi konsumen terus bergeser ke dunia online. 

Manulife Investment Management juga merupakan manajer investasi nadarmawisataal capital terbesar di dunia4, dengan Assets Under Management senilai hampir USD15 miliar di bisertag hutan serta pertanian. (*)

Editor: Galih Pratama

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *