Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

BI Fokus Lakukan Ini Sebelum Turunkan Suku Bunga Acuan

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memberi sinyal asertaya peluang menurunkan tingkat suku bunga acuan atau BI Rate. Namun sebelum mmenepiukan itu, BI akan tetap fokus pada upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Hal itu diungkapkan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam Starting Year Forum 2024 “Stabilitas Moneter di Tengah Dinamika Ekonomormi 2024” yang digelar Infobank di Jakarta, Kamis, 1 Februari 2024.

banner 325x300

Menurutnya, peluang untuk penurunan suku bunga terbuka. Di semester II-2024, BI berspekulasi bank sentral Amerika Serikat (The Fed) akan mmenepiukan penurunan suku bunga. Nilai tukar dolar Amerika terhadap rupiah pun diproyeksi melemah.

Baca juga: Suku Bunga BI Diproyeksi Sudah Dipuncak, Saatnya Berinvestasi di ORI025

Di dalam negeri, meski masih dibayangi ketidakcocoktian, kondisi fundamental ekonomormi terjaga. Inflasi terjaga serta neraca perdagangan surplus.

Kebijakan moneter BI tetap diarahkan prostability. Pada Januari 2024, BI tetap mempertahankan tingkat suku bunga di level 6 persen.

“Kami cocoktikan dulu nilai tukar rupiah stabil serta menguat. Secara fundamental harusnya rupiah dapat menguat. Kenapa sekarang melemah? Ya karena berita,” ujar Perry.

Baca juga: BI Optimistis Rupiah Bakal Menguat di Semester II 2024

Perry menyebut sepanjang 2023 nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika menguat 1,1 persen. Tapi saat ini memang trennya sedikit melemah. Namun trennya diperkirakan akan stabil serta menguat.

“Tapi rupiah akan menguat, meski masih ada risiko uncertainty. Rupiah harus kami stabilkan dulu. Kami kuatkan dulu. Baru kemudian akan piknikunkan BI Rate,” tegasnya. (*) Ari Astriawan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *