Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

LPEI Memberikan Dukungan Pembiayaan kepada INKA untuk Mendukung Ekspor Gerbong Kereta

Hosting Murah
banner 468x60

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank telah memberikan fasilitas pembiayaan dan penjaminan kepada PT INKA Multi Solusi (IMS), anak usaha dari PT INKA (Persero), untuk memproduksi dan mengekspor gerbong kereta barang ke Selandia Baru.

LPEI memberikan fasilitas sebesar USD11,9 juta kepada IMS, terdiri dari fasilitas pembiayaan sebesar USD7,7 juta dan fasilitas penjaminan sebesar USD4,2 juta.

banner 325x300

Fasilitas ini akan digunakan untuk memproduksi ratusan gerbong barang bertipe container flat top (CFT) wagon yang dipesan oleh UGL Australia dan akan dioperasikan oleh Kiwi Rail sebagai pengguna akhir di Selandia Baru.

Maqin U. Norhadi, Direktur Pelaksana Bidang Pengembangan Bisnis LPEI, menyatakan bahwa dukungan ini merupakan bukti kehadiran negara melalui Kementerian Keuangan RI untuk mendorong industri strategis dan meningkatkan ekspor Indonesia. Dengan adanya dukungan ini, Indonesia diharapkan dapat memperoleh reputasi sebagai produsen gerbong kereta api berkualitas dunia.

Selain itu, dukungan ini juga diharapkan dapat mempengaruhi ekosistem ekspor yang berkelanjutan dan memberikan dampak pembangunan.

I Gede Agus Prayatna, Direktur Operasi PT INKA (Persero), mengungkapkan bahwa pesanan dari UGL Australia akan memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia dan membuktikan kemampuan INKA grup dalam berkontribusi di pasar luar negeri yang memiliki standar kualitas tinggi seperti Selandia Baru.

PT IMS telah mendapatkan pesanan sebanyak 450 gerbong barang CFT senilai USD17 juta dari UGL Australia. Pengiriman pertama sebanyak 60 unit gerbong akan dilakukan pada 31 Januari 2024.

Gerbong datar buatan IMS untuk UGL Australia adalah underframe tanpa instalasi komponen bogie dan coupler. Spesifikasinya dibagi menjadi dua tipe dengan berat kosong sekitar 15,2-17,2 ton dan daya angkut maksimum 62,9 ton. Pengiriman gerbong dilakukan melalui kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Port Chalmers, Selandia Baru.

Selain PT INKA (Persero), LPEI juga telah memberikan dukungan kepada PT Dirgantara Indonesia dan PT Nusantara Turbin Propulsi (PT NTP) untuk proyek-proyek strategis lainnya dalam sektor alat transportasi.

Dukungan ini merupakan bagian dari program PKE yang telah mencapai Rp1,1 triliun dan merupakan bentuk konkret dari pemanfaatan APBN untuk mendorong ekspor nasional. LPEI akan terus berkomitmen untuk mendukung proyek-proyek strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan membawa produk Indonesia ke pasar internasional.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *