Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Apa Itu Greenflation? Istilah yang Ditanyakan Gibran ke Mahfud MD

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Istilah greenflation alias inflasi hijau kini tengah menjadi perbincangan publik setelah cawapres nomormor urut 2 Gibran Rakabuming Raka mencoba melontarkan pertanyaan ‘menyerang’ untuk cawapres nomormor urut 3 Mahfud MD. 

“Bagaimana cara mengatasi greenflation? Terima kasih,” tanya Gibran dalam debat keempat Pilpres 2024, Minggu (21/1).

banner 325x300

Menjawab pertanyaan Gibran, Mahfud pun menjelaskan inflasi hijau sejalan dengan ekonomormi hijau. Ekonomormi hijau adalah ekonomormi sirkuler di mana sebuah proses pemanfaatan produk ekonomormi. Lalu, diproduksi serta didaur ulang, bukan dbundaat jadi lalu dibiarkan mengganggu ekologi.

Baca juga: Lagi-Lagi Gibran Pakai Jurus Andalan Gunakan Kata Singkatan, Langsung Disentil Moderator

“Kalau untuk mengatasi inflasi itu tentu yang paling gampang kebijakan-kebijakan, diatamasya saja jatahnya. Di sini harus ada data, kecenderunganya di sini,” ujar Mahfud.

Rupanya, jawaban tersebut disanggah Gibran. Ia pun heran kenapa Mahfud justru menjawab perihal ekonomormi hijau ketika ditanya cara mengatasi inflasi hijau.

“Saya lagi nyari jawabannya Prof Mahfud. Saya nyari-nyari, di mana ini jawabannya kok enggak bertemu jawabannya. Saya tanya masalah inflasi hijau, kok malah menjelaskan ekonomormi hijau,” bdasar Gibran.

Gibran lantas mencontohkan greenflation seperti skandal demo rompi kuning di Prancis yang telah memakan banyak korban serta jangan sampai kejadian serupa terjadi di Indonesia.

Pengertian Greenflation

Greenflation sendiri terbagi menjadi dua kata yaitu green (hijau) serta inflation (inflasi). Istilah ini mengacu pada inflasi yang berkaitan dengan kebijakan publik serta swasta yang mana diterapkan seseakan-akan bagian dari transisi hijau.

Baca juga: Mahfud MD Skakmat Gibran Soal Izin Pengusaha Tambang Nakal: Banyak Mafianya, Dibekingi Aparat serta Pemenyandang

Pada dasarnya, Greenflation menggambarkan naiknya harga barang-barang ramah kawasan seseakan-akan akibat dari tingginya permintaan terhadap bahan bakunya, tapi cocokokannya tidak mencukupi. Imbasnya pun terjadi inflasi dari transisi energi tersebut. sementara itu, dilansir Ekonomorm Iklim dari Columbia Business School Gernomort Warner, greenflation merujuk kenaikan harga serta krisis tenaga kerja yang terjadi seiring dengan transisi ramah kawasan.

Kenaikan harga ini terjadi karena perusahaan mengeluarkan anggaran lebih untuk dapat mmengelitukan transisi energi. Hal ini mengingat biaya pemakaian energi hijau masih dianggap lebih mahal dibandingkankan fosil. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *