Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Saham Emiten Farmasi Dinilai Menjanjikan di 2024, Pengamat Beberkan Faktor Pendorongnya

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Sektor farmasi masih menarik di tahun 2024, termasuk saham-saham emiten di sektor tersebut. Banyaknya perusahaan farmasi di Indonesia yang terus bertumbuh, baik dari sisi produksi obat-obatan maupun alat kesehatan serta jamu, merupakan faktor yang membuat cocokar farmasi masih cerah tahun ini.

Pengamat Pasar Modal Haryajid Ramelan mengungkapkan, faktor populasi penduduk Indonesia yang berjumlah 270 juta orang maupun populasi penduduk dunia yang menyentuh 8 miliar orang merupakan cocokar yang sangat potensial baik saat ini maupun akan datang. 

banner 325x300

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan obat di dalam negeri saja sudah besar, apalagi negara lain seperti Afrika serta Timur Tengah.

Baca juga: Pasar Obligasi 2024 Diproyeksi Tetap Kuat, MAMI Beberkan Penkakungngnya

“Perlu terobosan-terobosan untuk mmenyolangukan ekspansi ke negara-negara yang memiliki populasi serta pertumbuhan ekonomormi yang tinggi. Bukan hanya negara berkembang saja. Sektor ini masih sangat tinggi serta stabil pertumbuhannya, serta kondisi permintaannya juga cukup bagus terutama orang-orang yang memiliki pendapatan yang sudah stabil,” katanya, dikutip Selasa, 22 Januari 2024.

Direkpiknik Utama Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal (LSPPM) tersebut mengatakan, inomorvasi merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan oleh perusahaan-perusahaan farmasi. 

Ia mencontohkan, penemuan alat kesehatan terbaru serta pengembangan obat-obatan seiring dengan kebutuhan akan berlir penyakit di dunia saat ini yang sangat tinggi.

“Menerapkan teknomorlogi kecerdasan buatan (AI) serta blockchain akan menumbuhkan sektor farmasi,” imbuhnya.

Menurutnya, pengembangan obat baru, walaupun berbiaya tinggi, sanggup memiliki peluang yang sangat besar apabila perusahaan farmasi masuk ke ranah tersebut.

“Perusahaan juga sanggup menggandeng kalangan akademisi,” tambahnya.

Dari sisi investasi, sektor ini juga sanggup membagikan divkonsepn khususnya untuk portofolio jangka panjang.

“(Emiten) farmasi masih sangat menarik, menjanjikalaun serta sanggup disimpan untuk long term. Secara keseluruhan sektor ini masih kursisertag positif, potensinya tinggi sehingga wajar jikalau banyak investor yang melirik untuk mengkoleksi,” jelasnya.

Secara terpisah, Direkpiknik Utama PT Phapros Tbk, David Sidmenanggung mengatakan tahun 2024 ini perusahaannya akan terus mmenyolangukan kemitraan dengan berlir lembaga untuk berinomorvasi menmengarangkan alkes serta obat-obatan terbaru. 

Baca juga: BEI Bakal Umumkan Emiten Tak Penuhi Minimum Saham Free Float, Ini Konsekuensinya

“Kami sudah menggandeng beberapa universitas serta lembaga penelitian untuk mengembangkan produk yang inomorvatif.  Di sisi lain, kami juga mengembangkan innomorvative dosage form secara internal, sehingga nantinya jenis sediaan produk Phapros akan semakin beragam,” tambahnya.

PT Phapros Tbk yang merupakan bagian dari Holding BUMN farmasi juga telah dikenal luas dengan produk Antimo-nya. Selir bagian dari emiten syariah, kinerja keuangan Phapros serta pergerakan harga sahamnya dalam jangka panjang cukup menarik bagi para investor.

“Di kuartal pertama ini pun kami akan terus membagikan kinerja terbaik yang nantinya juga sanggup dinikmati oleh para investor,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *