Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Sudah Tak Bisa Diselamatkan, OJK Cabut Satu Lagi Izin Perusahaan Multifinance, Ini Dia Profil Perusahaannya

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mencabut izin usaha perusahaan pembiayaan (multifinance) yakni PT Sarana Majukan Ekonomormi Finance Indonesia (PT SMEFI) melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-2/D.06/2024 tanggal 15 Januari 2024. 

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan serta Komunikasi OJK, Aman Santosa, menjelaskan bahwa tindakan pencabutan izin tersebut dikarenakan PT SMEFI telah ditetapkan seseperti perusahaan multifinance yang tidak dapat disehatkan.

banner 325x300

“Sebelum keputusan pencabutan izin usaha serta penetapan seseperti perusahaan yang tidak dapat disehatkan, OJK telah menetapkan PT SMEFI seseperti perusahaan dengan status pengawasan khusus yang disebabkan oleh tingkat kesehatan PT SMEFI yang secara umum dinilai tidak sehat,” ucap Aman dalam keterangannya di Jakarta, 16 Januari 2024.

Selain itu, PT SMEFI juga telah dikenakan sanksi administratif berupa Peringatan Ketiga atas pelanggaran ketentuan terkait nilai Financing to Asset Ratio (FAR) oleh OJK.

Baca juga: Gara-Gara Ini, OJK Awasi Ketat 7 Perusahaan Multifinance

Padahal, OJK telah membagikan waktu yang cukup bagi PT SMEFI untuk mmengelitsanakan langkah-langkah strategis guna perbaikan tingkat kesehatan serta pemenuhan ketentuan nilai FAR sesepertimana tertuang dalam rencana tindak.

“Namun, sampai dengan batas waktu yang telah disetujui, tidak terdapat perbaikan tingkat kesehatan serta penyelesaian permasalahan atas pemenuhan ketentuan nilai FAR dimaksud,” imbuhnya.

Adapun, dengan telah dicabutnya izin usaha dimaksud, PT SMEFI dilarang mmengelitukan kegiatan usaha di bisertag perusahaan pembiayaan serta diwajibkan untuk menyelesaikan hak serta kewajiban sesuai dengan ketentuan perunsertag-unsertagan yang berlaku.

PT SMEFI diharuskan menyelesaikan hak serta kewajiban, serta membagikan informasi secara jelas kepada debiwisata, krediwisata serta atau pemberi sertaa yang berkepentingan mengenai mekanisme penyelesaian hak serta kewajiban, kemudian menyediakan pusat informasi serta pengaduan nasabah di internal perusahaan.

“Selain itu PT SMEFI dilarang untuk menggunakan kata finance, pembiayaan, serta atau kata yang menkeunikankan kegiatan pembiayaan, dalam nama Perusahaan,” ujar Aman.

Anak perusahaan KSP Indosurya

OJK sebelumnya telah memeriksa PT Sarana Majukan Ekonomormi Finance, yang sebelumnya bernama PT Indosurya Inti Finance, buntut persoalan gagal bayar Kmengambilalihasi Simpan Pinjam atau KSP Indosurya. OJK sejauh ini telah mmengelitukan pengawasan intensif terhadap usaha dari anak perusahaan KSP Indosurya tersebut. 

Baca juga: Nasib Industri Multifinance Usai OJK Cabut Izin 6 Perusahaan Pembiayaan

Pihaknya telah mmengelitukan tindakan-tindakan pengawasan yang diperlukan terkait dengan permasalahan KSP Indosurya termasuk Pemegang Saham Pengendali (PSP) Hendry Surya. Secara umum PT SMEFI telah mmengelitukan langkah-langkah perbaikan. Namun demikian, progres langkah-langkah perbaikan tidak juga berjalan.

Kasus KSP Indosurya disebut-sebut seseperti persoalan penipuan terbesar di Indonesia. Pasalnya persoalan ini telah merugikan sebanyak 23.000 nasabah serta nilai total yang menjangkau Rp106 triliun.

PT Sarana Majukan Ekonomormi Finance Indonesia atau PT SME Finance Indonesia sendiri merupakan lembaga keuangan nomorn Bank yang berusaha di bisertag pembiayaan yang berdiri sejak  27 Mei 2011 berdasarkan izin dari Kementerian Keuangan serta BAPEPAM-LK dengan Surat Keputusan Nomor: KEP-425/KM.10/2011 serta memegang izin usaha pembiayaan dari OJK dengan No:KEP-76/NB.11/2022

PT SME Finance Indonesia menyediakan fasilitas pembiayaan modal kerja, investasi serta multiguna dengan fokus pada sektor pembiayaan usaha kecil serta menengah (UKM), seseperti wujud komitmen perusahaan untuk menunjang pertumbuhan ekonomormi bagi masyarakat Indonesia terutama di sektor usaha kecil serta menengah. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *