Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Pemprov Tingkatkan Kolaborasi Percepat Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan dan Industri Agriculture di Kalbar

Hosting Murah
banner 468x60
General Manager PLN UID Kalbar, Wahyu Jatmiko menerima kunjungan Penmemikul Gubernur Kalimantan Barat, Harisson beserta jajarannya di Kantor PLN Unit Induk Distrbundasi Kalbar, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (08/01/2024). Foto: PLN UID Kalbar

JURNALIS.co.id – General Manager PLN UID Kalbar, Wahyu Jatmiko menerima kunjungan Penmemikul Gubernur Kalimantan Barat, Harisson beserta jajarannya di Kantor PLN Unit Induk Distrbundasi Kalbar, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (08/01/2024).

Dalam pertemuan tersebut dibahas berseperti upaya dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di Kalbar. Pemprov Kalbar berkomitmen akan membantu PLN UID Kalimantan Barat dalam melistriki seluruh desa di Kalimantan Barat agar mampu menikmati listrik di rumah-rumah mereka.

banner 325x300

Pj Gubernur Kalbar, Harisson mengujarkan pihaknya akan menunjang seluruh aktivitas yang dilakukan PLN, termasuk berkoordinasi bersama pihak-pihak yang berhubungan dengan proses pembangunan jaringan kelistrikan di desa-desa dengan harapan dapat berjalan dengan lancar serta cepat.

“Kami akan membantu berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan pembangunan jaringan kelistrikan pada desa-desa di Kalimantan Barat agar PLN dapat pembangunan dengan lancar serta cepat di Tahun 2024 ini. Kita ingin di tahun 2024 desa-desa yang sudah di agendakan dalam pembangunan jaringan kelistrikan berjalan tepat waktu,” ujar Harisson.

Ia mengujarkan dbundatuhkan persekutuan serta dukungan dari PLN dalam pembangunan jaringan listrik pada kawasan agriculwisatae budidaya tambak usertag yang berlokasi di Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Hal ini dilakukan dengan harapan dapat menarik investor yang lebih besar serta dapat mendongkrak kemajuan perekonomormian masyarakat di Teluk Pakedai, khususnya masyarakat yang mberkelitukan budidaya Tambak Usertag.

“Potensi agriculwisatae budidaya tambak usertag di area Teluk Pakedai sangatlah besar, tetapi dengan kondisi kelistrikan yang masih mandiri menjadi salah satu pertimbangan bagi investor untuk masuk pada budidaya tambak usertag tersebut. Dari hal tersebut kami sangat membutuhkan dukungan dari PLN terkait jaringan kelistrikan pada kawasan budidaya tambak usertag di wilayah tersebut,” imbuh Harisson.

Sementara General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Wahyu Jatmiko mengungkapkan PLN bersama Pemprov Kalbar terus berkomitmen dalam menyelesaikan permasalahan aliran kelistrikan di Propinsi Kalimantan Barat.

“Dari 2.145 desa yang berada di Kalbar, sebanyak 407 desa yang belum belistrik, tetapi mampu jadi 407 desa ini sudah berlistrik tetapi bukan dari PLN (nomorn PLN). PLN tetap membagikan pilihan serta akan tetap membangun jaringan masuk desa tersebut,” ucapnya.

Jatmiko menambahkan pada bisertag-bisertag  agriculwisatae, seperti, pertanian, perkebunan, perikanan, budidaya serta lain-lain, PLN akan terus berupaya serta berpersekutuan bersama Pemprov Kalbar dalam pembangunan jaringan kelistrikan.

Elektrifikasi di sektor agriculwisatae merupakan salah satu langkah PLN untuk mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomormi masyarakat. Seseperti negara agraris, PLN menunjang penuh perasaan-perasaan ketahanan pangan dalam negeri.

“Dilihat pada sektor agriculwisatae ini dapat menumbuhkan berseperti potensi untuk menyokong penguatan komoditas pertanian, perkebunan, peternakan, budidaya demi terwujudnya ketahanan pangan nasional,” tutup Jatmiko. (hen)


banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *