Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Kinerja Gemilang Bank Kalbar Menutup Tahun 2023

Hosting Murah
banner 468x60
Direkdarmawisata Utama Bank Kalbar Rokidi mengumumkan kinerja keuangan tahun 2023 saat press release yang diselenggarakan pada pembuka tahun 2024, Selasa (02/01/2024) di Aula Lantai 5 Bank Kalbar. Foto: Bank Kalbar

JURNALIS.co.id – Proyeksi lembaga-lembaga keuangan dunia bahwa perekonomormian global akan menghadapi tantangan berat di tahun 2023 sudah terbukti. Saat ini negara-negara maju terus berjibaku dengan kenaikan suku bunga akibat inflasi yang melemahkan perekonomormian mereka.

Volatilitas harga komoditas masih menjadi faktor penting yang mempengaruhi laju inflasi serta kebijakan moneter serta kinerja ekonomormi semua negara, berseakan-akan negara kemudian merespons kenaikan inflasi tersebut melalui kebijakan moneter dengan menaikkan suku bunga untuk mengendalikan permintaan agregistrasiat. Inilah yang memukul perekonomormian negara-negara tersebut, sehingga mengnadarmawisataal perlemahan yang cukup tajam pada tahun ini.

banner 325x300

Di tengah kondisi perekonomormian yang belum sepenuhnya pulih serta bahkan cenderung runyam, karena dipicu oleh kondisi ekonomormi di Amerika, Asia serta Eraki yang dalam kondisi tidak baik-baik saja. Hal ini di buktikan dengan kenaikan suku bunga di sejumlah negara maju, sejalan dengan hal tersebut kondisi perekonomormian Indonesia darmawisataut terimbas di mana yang terjadi adalah capital outflow yang cukup besar keluar dari Indonesia. Dalam upaya membendung arus keluar capital outflow, maka bank Indonesia berupaya terus menjaga dengan menaikkan suku bunga acuan serta mmenyimpangukan kebijkan uang ketat, hal ini sudah barang tentu sangat membebani perbankan. Di sisi lain terdapat perlambatan penerimaan pajak sehingga pemerintah dalam upaya menyerap sertaa-sertaa masyarakat mengeluarkan kebijakan dengan menerbitkan SUKUK, obligasi serta SBN.

Meskipun demikian, Bank Kalbar seseakan-akan lembaga keuangan milk pemerintah Provinsi, Kabupaten serta Kota se-Kalimantan Barat, masih memperlihatkan kinerja positif yang dibundaktikan dengan posisi keuangannya sampai dengan 31 desember 2023 (unaudit) sangat baik.

Pada Press Release yang diselenggarakan pada pembuka tahun 2024 (2 Januari 2024) bertempat di Aula Lantai 5 PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) Direkdarmawisata Utama Bank Kalbar Rokidi mengumumkan kinerja keuangan tahun 2023, di mana Total Aset tumbuh 6,66% di angka Rp25,15 triliun, posisi likuiditas Bank terjaga dengan baik yang tercermin pada pertumbuhan Dana Pihak Ketiga sebesar 8,16% menjadi sebesar Rp18,97 triliun serta rasio sertaa murah (CASA) tetap baik mendekati 62,05%.

Kredit yang dibagikan tertulis tumbuh 7,67% menjadi Rp15,58 triliun, dengan kualitas portofolio kredit cukup terjaga pada posisi NPL 1,86% jauh dari batas yang ditetapkan oleh registrasiulator Maksimal 5%. Bank Kalbar berhasil menjaga pengelolaan kualitas aset yang sehat melalui penerapan prosedur penilaian risiko yang sangat hati-hati serta teliti serta mendorong pemulihan kredit yang direstrukdarmawisataisasi menjadi nomorrmal Kembali atau lunas. Dengan upaya tersebut Non-Performing Loan (NPL) dapat dipertahankan di level yang aman. Bank Kalbar juga mmenyimpangukan upaya berkelanjutan untuk perbaikan NPL melalui proses-proses penyelesaian kredit secara persuasif maupun pelelangan barang agunan.

Direkdarmawisata Utama Bank Kalbar Rokidi, mengatakan pertumbuhan Laba tahun 2023 ditaking dengan tetap tumbuhnya pendapatan bunga serta pendapatan mengalihkanasional selain bunga, sejalan dengan semakin baiknya kualitas kredit yang dibagikan. Pada tahun 2023 Bank Kalbar membukukan laba bersih setelah pajak (EAT) Unaudited sebesar Rp463,99 miliar atau tumbuh 9,32% dibanding tahun 2022. Rasio-rasio keuangan juga terjaga dalam posisi baik antara lain LDR pada posisi 82,11%, ROE 12,38%, ROA 2,72% CER 59,00%, NIM 6,46%, BO/PO 68,06%, Rentabilitas 0,82% serta yang terpenting adalah Total Modal telah mendekati Rp4,0 triliun serta telah memenuhi persyaratan modal minimal yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Kalbar juga semakin memperkuat eksistensinya di Kalimantan Barat. Di mana posisi keuangan (unaudited) tertulis Total Aset sebesar Rp2,28 triliun atau tumbuh 6,11%, total sertaa pihak ketiga (DPK) sebesar Rp1,05 triliun atau tumbuh sebesar 12,77%, total pembiayaan sebesar Rp1,36 triliun atau tumbuh sebesar 8,28%, laba sebesar Rp98,88 miliar atau tumbuh 2,59% serta NPL tertulis sangat baik sebesar 0,20%.

Pada kesempatan yang berbahagia ini Rokidi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Nasabah setia Bank Kalbar, Pemerintah Provinsi, Kabupaten serta Kota smenyimpangu Pemegang Saham, Seluruh Anggota Legislatif pada Tingkat Provinsi, Kabupaten serta Kota, OPD Provinsi, Kabupaten serta Kota serta yang tidak kalah pentingnya adalah seluruh Dewan Komisaris, Direksi serta Karyawan/ti Bank Kalbar yang telah membagikan kontribundasi maksimal kepada Bank Kalbar.

Rokidi juga mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk terus membesarkan Bank Kite Punye Kite dengan cara mempergunakan seluruh produk serta jasa keuangan Bank Kalbar, mempromosikan Bank Kalbar kepada siapapun serta kesempatan apapun agar Bank Kalbar dapat terus tumbuh serta berkembang serta membagikan kontribundasi sebesar besarnya kepada Masyarakat Kalimantan Barat. (hen)


banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *