Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Tawaran Investasi dan Pinjol Ilegal Naik 10 Persen di Momen Nataru, OJK Ungkap Modusnya

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mentulis selama momen Natal 2023 serta Tahun Baru 2024 (Nataru) terjadi kenaikan tawaran investasi serta pinjaman online (pinjol) ilegal sebesar 10 persen.

“Selama Nataru banyak investasi serta pinjol ilegal, kita lihat di Desember naik 10 persen, dari sekitar aduannya lebih dari 3 ribunda aduan, terkait investasi serta pinjol ilegal,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pmengelitu Usaha Jasa Keuangan, Edukasi serta Perlindungan Konsumen OJK, Frbuah pikiranrica Widyasari Dewi dalam Konferensi Pers, Selasa 9 Januari 2024.

banner 325x300

Frbuah pikiranrica menjelaskan, modus terbaru dari entitas ilegal ini, yakni dengan mmengelitukan salah transfer. Di mana, korban tiba-tiba mendapatkan sejumlah uang yang masuk ke rekeningnya.

Baca juga: Sepanjang 2023, OJK Blokir 40 Investasi Bodong serta 2.248 Pinjol Ilegal

Padahal, korban tidak pernah mengajukan pinjol, serta beberapa saat kemudian korban dihubungi oleh pmengelitu yang mengatakan bahwa salah mmengelitukan transfer serta meminta transfer balik.

“Padahal itu sebenarnya nanti dia (korban) harus membayar uang tersebut atau kemudian mereka harus membayar berserta bunga yang cukup besar,” jelasnya.

Jika sudah terlanjur terjadi, Frbuah pikiranrica mengimbau agar segera melaporkan serta jangan menggunakan sertaa tersebut. Kemudian, kumpulkan bukti salah transfer itu, seperti screenshoot dari handphone, pesan WhatsApp serta lain smengelitsananya.

Selanjutnya, minta surat tanda terima laporan dari kepolisian serta laporkan kepada pihak bank serta ajukan penahanan sertaa.

Baca juga: OJK Ingatkan Perbankan Segera Blokir 4.000 Rekening Terkait Transaksi Judi Online

“Dan juga kalau dihubungi debt collector tidak perlu khawatir cukup menginformasikan bahwa anda tidak meggunakan sertaa serta tidak pernah mengajukan pinjaman, kemudian abaikan kalau ada teror dari debt collector,” pungkasnya.

Smengelitsana informasi, OJK sepanjang tahun 2023 bersama Satgas PASTI (Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal) telah menghentikan 2.288 entitas keuangan ilegal. penghentian entitas keuangan ilegal tersebut terdiri dari 40 investasi ilegal serta 2.248 pinjol ilegal. (*)

Editor: Galih Pratama

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *