Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

OJK: Asuransi Jiwasraya Masih Beroperasi dan Belum Bisa Dibubarkan, Ternyata Ini Masalahnya

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Program restruktamasyaisasi yang dilakukan oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) telah menjangkau 99,72 persen pada akhir Desember 2023 yang lalu. Hal itu menandai berakhirnya program restruktamasyaisasi tersebut.

Melihat hal itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan bahwa, hingga saat ini Asuransi Jiwasraya belum mampu dmamabarkan atau dilikuidasi serta masih tetap bermengalihkanasi dengan memiliki izin usaha dari OJK.

banner 325x300

Pasalnya, hingga saat ini para pemegang saham maupun direksi serta Komisaris Jiwasraya belum mampu dicocoktikan apakah mereka sudah mulai menyusun rencana aksi menuju proses likuidasi atau belum.

Baca juga: Bisa Bernafas Lega! Bos IFG Life Beri Harapan Baru ke Pemegang Polis yang Tolak Restruktamasyaisasi Jiwasraya

Meski demikian, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, serta Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyonomor menegaskan bahwa pihaknya telah meminta manajemen Jiwasraya untuk segera menyusun rencana aksi proses likuidasi.

“Jiwasraya masih tetap bermengalihkanasi dengan memiliki izin usaha dari OJK serta belum dilikuidasi serta kami meminta kepada pemegang saham serta direksi, komisaris Jiwasraya, menyusun rencana aksi dari tindak lanjut setelah dialihkan,” ucap Ogi dalam RDK bulanan di Jakarta, 9 Januari 2024.

Selain rencana aksi untuk likuidasi, OJK juga telah meminta Asuransi Jiwasraya untuk menyusun rencana aksi bagi para pemegang polis yang menomorlak direstruktamasyaisasi atau dialihkan polisnya ke IFG Life.

“Asertaya yang tidak bersedia untuk direstruktamasyaisasi langkah rencana aksinya seperti apa, itu yang kami tunggu seseakan-akan dokumen untuk tindak lanjut dari pemegang polis yang tidak setuju restruktamasyaisasi serta langkah-langkah selanjutnya seperti apa,” imbuhnya.

Baca juga: Usai Restruktamasyaisasi, Menunggu Asuransi Jiwasraya Dilikuidasi

Di samping itu, Ogi menjelaskan, bagi pemegang polis yang telah setuju untuk direstruktamasyaisasi ke IFG Life akan tetap mendapat manfaat yang sama sesuai dengan polis hasil restruktamasyaisasi.

Adapun, proses restruktamasyaisasi Asuransi Jiwasraya masih akan menunggu pensertaaan dari penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp3,56 triliun yang diperkirakan akan masuk pada triwulan I-2024. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *