Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Inilah Jawaban OJK tentang Pengaruh Pencabutan Izin Usaha Terhadap Kepercayaan Masyarakat pada 6 Perusahaan Multifinance

Agusman OJK
Hosting Murah
banner 468x60

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usaha dari enam perusahaan pembiayaan atau multifinance pada tahun 2023. OJK menyatakan bahwa tindakan ini tidak akan berdampak negatif pada kepercayaan masyarakat terhadap industri ini.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, menjelaskan bahwa penutupan perusahaan pembiayaan bermasalah sebenarnya meningkatkan kepercayaan masyarakat. “Pencabutan tersebut tidak berdampak negatif. Malah semakin memperkuat kepercayaan masyarakat karena yang bermasalah dikenakan sanksi yang tegas (ditutup),” kata Agusman saat dihubungi Infobanknews pada tanggal 5 Januari 2023.

banner 325x300

Agusman juga menegaskan bahwa pencabutan izin usaha bagi perusahaan multifinance ini tidak akan mempengaruhi industri perusahaan pembiayaan pada tahun 2024 dan diproyeksikan akan tetap tumbuh positif. “Di 2024 prospeknya (perusahaan pembiayaan) tetap positif,” tambahnya.

Ketua Umum APPI, Suwandi Wiratno, mengatakan bahwa pencabutan izin perusahaan multifinance tidak berarti perusahaan pembiayaan tersebut langsung berhenti beroperasi. Namun, mereka tetap memiliki kewajiban untuk mengembalikan jaminan kepada nasabah yang telah melunasi pinjamannya. “Bukan berarti mereka tidak memiliki kewajiban untuk mengembalikan, misalnya nasabah-nasabah yang sudah lunas membayar, mereka (multifinance) tetap harus ada, kan jaminannya dipegang oleh perusahaan,” kata Suwandi kepada Infobanknews.

Perusahaan multifinance yang telah dicabut izin usahanya masih akan menjalankan perusahaan seperti biasa, namun mereka tidak diizinkan melakukan kegiatan pinjam meminjam atau melakukan pinjaman kepada perbankan.

Pada tahun 2023, OJK telah mencabut izin usaha dari enam perusahaan multifinance, antara lain PT Woka International, PT Bentara Sinergies Multifinance (BESS Finance), PT Emas Persada Finance, PT Century Tokyo Leasing Indonesia, PT Al Ijarah Indonesia Finance, dan PT Hewlett Packard Finance Indonesia. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *