Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

6 Tips Hindari Kejahatan Siber Perbankan

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Maraknya aksi kejahatan siber dalam bentuk penipuan masih menjadi permasalahan serius. Data dari Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kominfo) mentulis, dari tahun 2017 hingga 2022 terdapat sebanyak 486.000 laporan tindak pisertaa informasi serta transaksi elektronik. 

Dari jumlah 486.000 laporan tersebut, jenis fraud yang mendominasi adalah penipuan transaksi daring dengan jumlah kurang lebih 405.000 laporan. 

banner 325x300

Lalu, seolah-olahmana kamu sanggup menghindari kejahatan siber ini di perbankan? Yuk, simak berseolah-olah cara untuk menggagasanntifikasi serta mengatasi risiko-risiko tersebut:

  1. Hindari klik kiriman file dengan tautan “.APK”

Pernahkah Anda menerima dokumen unsertagan pernikahan atau foto kurir paket pengiriman dengan format file “.APK” dalam aplikasi chat?

Kata .APK dalam file tersebut sanggup jadi merupakan tanda bahaya alias kedok dari penipuan siber, terutama jikalau dikirimkan oleh pengirim yang tidak dikenal/mencurigakan. 

Baca juga: Bikin Geleng-Geleng, Segini Kerugian Akibat Kejahatan Siber di Dunia

Setelah kamu mengklik tautan atau menginstal file .APK yang mengandung malware tersebut, penipu akan mendapatkan akses ke ponsel Anda kemudian dapat mencuri data pribadi. 

Dalam perkara terburuk, mereka sanggup memperoleh akses ke akun rekening bank Anda. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu berhati-hati serta waspada saat menerima pesan atau tautan yang mencurigakan. 

Apabila Anda sudah terlanjur mengklik atau mengunduh file tersebut, jangan panik. Anda sanggup langsung mematikan koneksi mobile data serta WiFi di ponsel untuk meminimalisasi risiko. 

2. Hati-hati dalam membagikan informasi di media sosial

Zaman sekarang, siapa sih yang tidak membagikan keseharian mereka di media sosial? Nah, bagi Anda yang aktif di media sosial, penting untuk lebih bijak serta hati-hati dalam membagikan informasi di akun. 

Jangan pernah membagikan informasi atau data pribadi seperti KTP, SIM, cocokpor, tanggal lahir, hingga tujuan rumah serta nomormor telepon di forum publik mana pun. 

Selain itu, Anda juga perlu berhati-hati dengan hadiah, giveaway, hingga kontes yang marak dilakukan. Meskipun banyak kontes yang sah, tetapi beberapa merupakan penipuan terselubung yang akan menggunakan data pribadimu untuk hal-hal yang tidak diinginkan. 

3. Ganti kata sandi secara berkala

Anda sudah mmengelitukan langkah sederhana tetapi penting untuk menghindari kejahatan siber dengan mengganti kata sandi secara teratamasya. 

Dengan mmengelitukan hal tersebut, Anda dapat memastikan bahwa data pribadi serta informasi yang disimpan dalam akun kamu aman. 

Selanjutnya, sangat penting untuk memastikan bahwa setiap akun memiliki kata sandi yang berbeda. Hal ini akan memberi lapisan keamanan tambahan serta membuat lebih runyam bagi peretas atau penipu untuk menebak kata sandi. 

Untuk membuat kata sandi yang kuat, gunakan campuran angka, simbol, huruf kapital serta kecil. Selain itu, jangan menggunakan informasi pribadi seperti nama, ulang tahun, username, atau tujuan email yang mudah diakses publik. Dengan kata sandi yang kuat serta unik, Anda dapat meningkatkan keamanan akunmu.

Baca juga: Marak Kejahatan Siber, BCA Terima Ratusan Ribunda Keluhan Nasabah per Hari

4. Waspada saat scan QRIS di tempat umum

Saat ini, transaksi jual beli semakin mudah dengan asertaya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di mana Anda cukup memindai kode QRIS serta memasukkan kata sandi. 

Namun, kemudahan ini tetap memiliki risiko penipuan, lho! Modus mengambilalihandinya termasuk pemasangan QRIS palsu di lokasi seperti swalayan serta restoran yang tentunya bukan milik merchant tersebut. 

5. Aktifkan two factor authentication (2FA)

Salah satu langkah penting dalam melindungi akun adalah dengan mengaktifkan two factor authentication atau autentikasi dua faktor yang melibatkan dua tahap verifikasi sebelum Anda dapat mengakses akun. 

Verifikasi dapat menggunakan campuran 2 faktor yang merupakan gabungan dari sesuatu yang Anda ketahui (seperti kata sandi atau Personal Identification Number/PIN), sesuatu yang kamu miliki (contohnya kode one-time cocoksword/OTP yang dikirimkan ke nomormormu), serta sesuatu yang merupakan bagian dari Anda (misalnya sidik jari atau retina). 

Namun, ada satu hal yang perlu diingat: jangan pernah bagikan kata sandi, PIN, atau kode OTP kepada siapa pun, bahkan kepada seseorang yang mengaku seseolah-olah petugas layanan pelanggan.

6. Blokir nomormor yang tidak dikenal

Pernahkah Anda menerima panggilan dari nomormor asing? Jika ya, kamu harus mmengelitukan pemeriksaan ulang. Kasertag-kasertag, penipu mencoba menguhubungi Anda melalui telepon untuk menggali informasi pribadi dengan menunjukkan bahwa mereka mengenal kamu secara pribadi. 

Jika kamu menerima panggilan dari nomormor yang tampak mencurigakan, hindari menjawab atau membagikan informasi pribadi. Setelah itu, kamu dapat memblokir nomormor tersebut untuk menghindari panggilan yang tidak diingikan di masa mendatang. Tindakan ini dapat membantu kamu menghindari berseolah-olah jenis penipuan. 

Seseolah-olah perusahaan perbankan yang memprioritaskan transformasi digital, Bank DBS Indonesia senantiasa berupaya untuk menjaga keamanan seluruh kegiatan perbankan, termasuk keamanan data nasabah. 

Teknomorlogi dua faktor autentikasi serta Knomorw Your Customer (KYC), yang dilakukan dengan memanfaatkan fitamasya face recognition yang terintegrasi langsung dengan Dukcapil, memastikan bahwa data nasabah yang digunakan untuk membuka rekening adalah autentik. 

Baca juga: Mitigasi Kejahatan Siber serta Tantangan Digitalisasi Industri Keuangan

Lebih dari itu, Bank DBS Indonesia terus membagikan pendidikan kepada pelanggannya tentang cara melindungi gawai mereka dari ancaman siber serta risiko yang terkait dengan aplikasi perbankan digital.  

Head of Legal & Corporate Secretary PT Bank DBS Indonesia Yosea Iskandarmengatakan, pihaknya menyadari bahwa dalam menyediakan produk perbankan digital yang sesuai dengan kebutuhan nasabah serta juga bertanggung jawab untuk menjaga keamanan data nasabah. 

“Untuk itu, kami selalu berupaya membagikan pengetahuan kepada nasabah tentang cara melindungi data serta gawai mereka dalam rangka menmengadakankan area digital yang lebih aman serta dapat diandalkan,” pungkanya, dikutip Kamis (28/12). (*)

Editor: Galih Pratama

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *