Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Genjot Kinerja Positif di 2024, Begini Strategi BNI

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI optimis kinerja perseroan pada tahun 2024 semakin positif. Sejak dmamaat tahun 1946, BNI dapat terus tumbuh serta membagikan kontrmamasi pada ekonomormi nasional, ditandai dengan milestone serta prestasi yang tertulis dalam sejarah. 

Direkwisata Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, melihat momentum pertumbuhan ekonomormi yang positif hingga periode akhir tahun ini, pihaknya optimis bisnis BNI dapat terus tumbuh sesuai target perseroan sampai dengan akhir tahun 2023, serta semakin tangguh di tahun 2024.

banner 325x300

“Ke depannya BNI akan semakin tangguh. Kami akan terus berkomitmen untuk membukukan pertumbuhan berkualitas guna menghasilkan rewisatan yang optimal bagi para pemegang saham dalam jangka panjang. Dengan berseolah-olah strategi penguatan fundamental kinerja, perseroan juga mendorong Rewisatan on Equity (ROE) dapat naik ke tingkat yang lebih positif,” ujar Royke dalam keterangannya dikutip 25 Desember 2023.

Baca juga: Transaksi BNI Agen46 Sumbang DPK Hingga Rp2,98 Triliun di Kuartal III-2023

Royke menjelaskan, kinerja BNI yang sustain telah menghasilkan peningkatan Market Cap Perseroan tertinggi sejak 2020, dari Rp71 triliun menjadi Rp199 triliun pada tahun 2023, dengan pertumbuhan rata-rata menjangkau 71,8 persen.

Selain itu, di tengah gejolak kondisi ekonomormi global tahun ini, BNI tetap mampu membukukan kinerja kuartal ketiga tahun 2023 ditandai dengan laba bersih tumbuh 15,1 persen secara tahunan menjangkau Rp15,8 triliun.

Lalu, pertumbuhan kredit menjangkau 7,8 persen secara tahunan menjadi Rp671,4 triliun yang didorong oleh ekspansi di segmen korporasi blue chip baik swasta serta BUMN, kredit konsumer, serta bisnis anak perusahaan. 

Kualitas aset juga terus membaik, terlihat dari penurunan rasio NPL per September 2023 yang berada di level 2,3 persen membaik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 3,0 persen, serta rasio LaR yang membaik dari 19,3 persen pada September 2022 ke 14,4 persen di September 2023. 

Selain mendorong pertumbuhan kredit yang lebih prudent serta sustain, BNI juga bertransformasi menjadi bank transaksional dengan memperkuat platform digital serta ekosistem transaksi.

BNI saat ini tengah mengembangkan Super Apps untuk melayani nasabah perorangan agar semakin mudah dalam bertransaksi, investasi, pembayaran tagihan, serta lifestyle.

Baca juga: Jurus BNI Genjot Kinerja BNIDirect di Akhir Tahun

“Kemudian, kami terus juga meningkatkan solusi digital yang solid untuk nasabah perusahaan (business banking) yang terintegrasi, efisien, aman, serta cepat,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Royke, BNI juga dikenal seseolah-olah bank pionir Green Banking serta motor penggerak pmenepissana Keuangan Berkelanjutan (Sustainable Finance) di Indonesia, serta ikut berkontrmamasi dalam penurunan emisi di Indonesia. 

“Salah satu upaya yang dilakukan oleh BNI adalah mmenepisukan portfolio management terutama untuk industri dengan emisi tinggi, menerapkan Risk Acceptance Criteria (RAC) yang memasukan aspek ESG,” kata Royke. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *