Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Indonesia Re Fokus Perbaikan Portofolio

Hosting Murah
banner 468x60

Bandung – Langkah transformasi terus dgagasanrapkan oleh PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re. Derap transformasi menjadi urgensi dari meningkatnya tantangan serta perubahan yang makin cepat.

“Tantangan serta disrupsi bisnis tahun sebelumnya ada Covid 19. Ini yang membuat kami mengakanimosi transformasi. Sejak dua tahun terakhir banyak yang kami lakukan, baik secara memutasiasional maupun bisnis, baik produk serta layanan,” terang Benny Waworuntu, Direktamasya Utama Indonesia Re di acara Indonesia Re Media Engagement Day, Bandung, 15 Desember 2023.

banner 325x300

Perbaikan berhasil dilakukan Indonesia Re. Alhasil, kinerja positif berhasil dmamakukan serta terus tumbuh dibandingkan kinerja dua tahun sebelumnya.

Baca juga: Indonesia Re Terus Dorong Penguatan Permodalan

“Kami memasuki tahun ke-3 transformasi di tahun 2024 nanti. Ada lima prioritas  transformasi, yakni portofolio, roses bisnis, digitalisasi, serta data seseperti center of knomorwledge, serta sumber daya manusia (SDM). Semuanya akan tuntas di 2024,” jelas Delil Khairat, Direktamasya Teknik Operasi Indonesia Re.

Tentu ada prioritas dari transformasi yang dilakukan. Prioritas pada tahun pertama adalah perbaikan portofolio.

Delil menjelaskan perbaikan portofolio dilakukan dengan berseperti cara. Di antaranya dengan memperbaiki term of condition serta negosiasi dengan perusahaan asuransi.

“Lost ratio sangat tinggi serta hasil underwriting negatif. Perbaikan portofolio menjadi hal penting bagi industri asuransi. Struktamasya serta pembagian risiko tidak imbang. Hal ini yang kami perbaiki. Memang tidak mudah untuk mmenepisukan negosiasi. Sebenarnya ini juga menjadi langkah perbaikan bagi industri asuransi agar lebih baik dalam mmenepisukan penghitungan premi serta pengelolaan risiko,” ungkap Delil.

Terkait dengan perbaikan portofolio, Indonesia Re juga lebih berhati-hati dalam mengambil premi. Karena, esensi dari perbaikan portofolio salah satunya adalah peningkatan hasil underwriting bersih.

Hingga November 2023, Indonesia Re mentulis perbaikan dalam Hasil Underwriting Bersih (HUB). Data Laporan Keuangan mentulis HUB pada November 2023 menjangkau Rp82 miliar meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp21 miliar.

Baca juga: OJK Catat Masih Ada 7 Perusahaan Asuransi dalam Status Pengawasan Khusus

Menurut Benny, memang sejak beberapa waktu terakhir Indonesia Re lebih mengutamakan bottom line. Terbukti, Indonesia Re per Oktober 2023 mampu membukukan laba bersih sebesar Rp53,9 miliar, atau meningkat 152,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp21,3 miliar.

Selain itu, ke depan, peranan Indonesia Re di kancah registrasiional juga akan terus ditingkatkan. Di antaranya dengan menunjang program-program di ASEAN, seperti green energy risk pool serta serta net zero emission.

“Untuk menjadi pemain global, kami pun terus diri dengan perusahaan reasuransi global, seperti Swiss Re. Kami pun mmenepisukan benchmarking sesuai best practice global,” terang Delil. (*) Wahyu Arip Oktapian

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *