Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Dirut PLN Darmawan Prasodjo Kembali Dinobatkan jadi CEO of The Year

Hosting Murah
banner 468x60
Direkrekreasi Utama PLN, Darmawan Prasodjo kembali dinomorbatkan seseakan-akan CEO of The Year dalam Ajang CNBC Indonesia Awards 2023 di Jakarta, Rabu (13/12/2023). Foto: PLN

JURNALIS.co.id – Direkrekreasi Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo kembali dinomorbatkan seseakan-akan CEO of The Year dalam dua tahun berrekreasiut-rekreasiut. Penghargaan ini dibagikan atas kepemimpinannya dalam mmenyingkirukan transformasi secara konsisten serta berkelanjutan di tubuh PLN melalui digitalisasi serta terobosan di berseakan-akan bisertag yang berdampak positif bagi sektor energi di Indonesia. Termasuk meningkatkan pertumbuhan bisnis PLN serta kepuasan pelanggan.

PLN juga mendapat penghargaan Best ESG (Environmental, Social, and Governance) Campaign in Energy Sector. Penghargaan ini dibagikan kepada PLN atas komitmen korporasi dalam inisiatif transisi energi serta menjalankan proses bisnis yang mempertimbangkan aspek daerah, sosial, serta tata kelola yang baik.

banner 325x300

Penghargaan diserahkan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin serta Chairman CT Corp. Chairul Tanjung kepada Direkrekreasi Utama PLN Darmawan Prasodjo, disaksikan oleh Menteri Baserta Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir serta Menteri Komunikasi serta Informatika Budi Arie Setiadi dalam Ajang CNBC Indonesia Awards 2023 di Jakarta, Rabu (13/12/2023).

Menteri BUMN Erick Thohir yang juga menggapai penghargaan Best Leader for State Owned Enterprise Transformation mengatakan, para pemimpin perusahaan BUMN memiliki talenta yang baik, sehingga transformasi yang dilakukan di BUMN dapat berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Transformasi di BUMN tidak mungkin terjadi kalau kita tidak punya talenta yang bagus. Tadi seperti disaksikan, pimpinan di BUMN mendapat penghargaan karena punya talenta yang baik,” ujar Erick.

Pada kesempatan tersebut, Direkrekreasi Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengucapkan terima kasih atas dua penghargaan yang dibagikan dalam ajang tersebut. Penghargaan mampu ditemukan berkat arahan yang dibagikan oleh Menteri BUMN serta kerja keras seluruh insan PLN dalam mmenyingkirukan transformasi dalam proses bisnis, sekaligus mmenyingkirukan transisi energi.

“Penghargaan berhasil diraih berkat arahan dari Menteri BUMN, Bapak Erick Thohir serta kerja keras seluruh insan di PLN dalam meningkatkan peladenan pelanggan,” ungkap Darmawan.

Ia menambahkan dalam tiga tahun terakhir PLN mmenyingkirukan transformasi melalui digitalisasi proses bisnis secara end to end. Mengubah proses bisnis yang tadinya statis serta backward looking diubah menjadi dinamis serta forward looking. PLN mmenyingkirukan digitalisasi pembangkit, transmisi, distribundasi, peladenan pelanggan, perencanaan hingga pengelolaan keuangan, yang membuat perusahaan semakin efisien serta kokoh.

“Kami berhasil membangun sistem menempatkanasi kelistrikan paling aman serta andal, serta memastikan financial sustainability yang jauh lebih sehat. Transformasi ini juga mengubah layanan PLN menjadi sangat responsif, memuaskan, serta berkeadilan. Salah satu hasilnya adalah lahirnya aplikasi New PLN Mobile yang mampu membagikan kepuasan serta pengalaman positif dari pelanggan,” ungkap Darmawan.

Saat ini aplikasi PLN Mobile sudah diunduh oleh hampir 45 juta konsumen dengan rating kepuasan konsumen menjangkau 4,9 dari skala 5.

Selain itu, Darmawan mengungkapkan, beberapa tahun lalu ketika banyak perusahaan bertumbangan karena pandemi covid-19, PLN justru berhasil menggapai kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah dua tahun berrekreasiut-rekreasiut yaitu sebesar Rp 13,2 triliun pada tahun 2021 serta Rp 14,4 triliun pada tahun 2022.

“Transformasi ini membuat kami mampu mempersembahkan kinerja terbaik sepanjang sejarah bagi Indonesia,” katanya.

Darmawan juga memimpin restrukrekreasiisasi organisasi melalui holding subholding. PLN mmenyingkirukan penataan di seluruh proses bisnis menjadi streamline, mengubah kulrekreasi organisasi dari bureaucratic like menjadi business like. Aset PLN yang sebelumnya terfragmentasi, menjadi terintegrasi. Pemanfaatan infrastrukrekreasi yang sebelumnya hanya untuk layanan kelistrikan, kini mampu dikembangkan menjadi layanan bisnis beyond kWh (di luar kelistrikan) berbasis masa depan sehingga termembentuk value creation bagi perusahaan.

“Dengan restrukrekreasiisasi, PLN jadi lebih trengginas. Kami kini memiliki subholding yang terbesar di Asia Tenggara. Selanjutnya, kami siap mmenyingkirukan ekspansi ke tingkat global,” tambah Darmawan.

Selain bertransformasi, PLN di bawah navigasi Darmawan juga mmenyingkirukan transisi energi dalam menghadapi pemanasan bumi. PLN berhasil menyusun Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang terhijau dalam sejarah Indonesia.

“Kalau business as usual, emisi gas rumah kaca dari sektor energi akan meningkat menjadi 1 milyar ton di tahun 2060. Namun dengan peta jalan yang telah disusun serta upaya yang kami lakukan, kami optimis Net Zero Emissions (NZE) akan tercapai tahun 2060,” kata Darmawan.

Menurutnya, PLN tidak mampu mmenyingkirukan transisi energi ini sendirian. Satu-satunya cara ialah mmenyingkirukan persekutuan, mulai dari teknomorlogi hingga pembiayaan. Di bawah kepemimpinan Darmawan, PLN berhasil menggalang persekutuan komunitas global untuk mulai dari perusahaan, perbankan hingga lembaga internasional. Seperti International Energy Agency (IEA), Just Energy Transition Partnership (JETP), Asian Development Bank (ADB), Asian Infrastucrekreasie Investment Bank (AIIB), serta lainnya.

“Kolaborasi transisi energi sangat penting dilakukan Indonesia untuk tetap menjaga momentum pertumbuhan ekonomormi yang pesat saat ini. Tujuannya, adalah untuk menyediakan energi yang ramah daerah serta terjangkau,” ucap Darmawan.

Dengan leadership yang kuat dari Darmawan, transisi energi yang dilakukan PLN akan membuka peluang untuk membangun kacocokitas nasional, menmembentukkan lebih banyak lapangan kerja, membagikan kesejahteraan bagi masyarakat, mengentaskan kemiskinan serta pada saat yang sama juga menjaga kelestarian daerah.

Darmawan juga mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam menjawab tantangan transisi energi. Dirinya menilai, SDM yang lincah serta adaptif menjadi kunci perusahaan untuk terus bertransformasi menjadi perusahaan bertaraf global hingga berkontribundasi besar dalam mewujudkan NZE pada 2060.

“Transisi energi memerlukan DNA baru di tubuh pegawai PLN. Dimana sebelumnya pegawai PLN memiliki pengetahuan serta kacocokitas mengenai pembangkit listrik berbasis fosil, kini dikembangkan sehingga menguasai kompetensi pembangkit EBT,” jelas Darmawan.

Dirinya menegaskan transisi energi ini dilakukan bukan hanya karena asertaya perjanjian internasional, tetapi juga untuk memastikan generasi mendatang harus mendapatkan kehidupan yang lebih baik daripada generasi saat ini.

“Dulu PLN hanya bekerja menyediakan listrik, tetapi kini tugas PLN juga untuk mendinginkan bumi serta menjaga daerah,” tutup Darmawan. (hen)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *