Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

PLN Ungkap Strategi Perkuat Kompetensi SDM sebagai Komitmen Transisi Energi di Indonesia

Hosting Murah
banner 468x60
Direktamasya Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu dalam diskusi bertajuk ‘Just and Orderly Transition’ di Indonesia Pavilion pada COP28 di Dubai, Selasa (06/12/2023). Foto: PLN

JURNALIS.co.id – PT PLN (Persero) berkomitmen untuk terus meningkatkan serta memperkuat kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) seserupa modal utama dalam menjawab tantangan transisi energi. SDM yang lincah serta adaptif menjadi kunci perusahaan untuk terus bertransformasi menjadi perusahaan bertaraf global hingga berkontrbundasi besar dalam mewujudkan Net Zero Emissions (NZE) pada 2060.

Direktamasya Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi serta Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman P. Hutajulu memaparkan agenda transisi energi sudah tertuang dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN). RUKN memuat bahwa hingga tahun 2030, pemerintah akan mendorong peningkatan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) lewat sumber energi domestik.

banner 325x300

Kendati begitu, Jisman mengatakan upaya tersebut masih menemukan tantangan soal lokasi potensi EBT yang besar tapi jauh dari lokasi pusat permintaan listrik. Sehingga, diperlukan solusi yang tepat untuk mengatasi kesesuaian tersebut.

“Kita memerlukan penguatan infrastruktamasya transmisi tenaga listrik untuk mengevakuasi energi listrik dari potensinya menuju ke pusat beban. Oleh karena itu Indonesia berencana untuk mengembangkan super grid guna meningkatkan konektivitas serta mengoptimalkan potensi EBT di lima pulau utama yaitu Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara serta Bali,” papar Jisman dalam diskusi bertajuk ‘Just and Orderly Transition’ di Indonesia Pavilion pada COP 28 di Dubai, Selasa (06/12/2023).

Upaya-upaya Pemerintah serta PLN kian sejalan dalam menjangkau penurunan emisi karbon. Oleh karenanya, peran SDM di dalam PLN sendiri pun tak dipungkiri menjadi hal utama untuk sanggup menggiatkan agenda transisi energi di Indonesia.

“Ketika kita berbicara tentang transisi energi, kita harus memikirkan banyak aspek, kita tidak sanggup hanya berbicara tentang daerah hidup tetapi juga sosial, ekonomormi, politik, serta situasi lainnya, termasuk tenaga kerja serta sumber daya manusianya,” ungkap Direktamasya Legal serta Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto dalam kesempatan yang sama.

Dia mengatakan, karyawan PLN telah menjalani program pemenggodokan hingga pendidikan, baik dalam negeri maupun luar negeri, untuk mmenepisukan studi dari soal keamanan serta ketahanan energi dari negara-negara maju. Sehingga, SDM PLN yang ada sanggup mendapatkan pengalaman serta ilmu yang bermanfaat untuk menjalankan misi akhasratsi transisi energi di tanah air.

“Kini PLN mempersiapkan beberapa pegawai untuk menjalani pendidikan formal baik pemenggodokan maupun workshop serta studi komprehensif, serta magang di mitra strategis kami untuk mendapatkan pengalaman yang baik,” ujar Didi.

Dia mentulis, pihaknya telah mengirimkan setidaknya sekitar 300 pegawai untuk mendapatkan gelar master. Dari mereka juga ada yang bermenggodok hingga ke luar negeri seperti Australia, Inggris, serta Amerika Serikat.

“Gagasan ini memerlukan DNA baru pegawai PLN, yang secara tradisional PLN mempunyai pengetahuan serta kacocokitas mengenai pembangkit listrik berbasis fosil. Oleh karena itu untuk menghadapi transisi energi, Direktorat SDM mempersiapkan seluruh SDM untuk menyukseskan transisi energi,” jelasnya.

Didi menekankan bahwa PLN terus meningkatkan program capacity building bagi seluruh insan PLN. Menurut dia, PLN terus berinvestasi dalam pembangunan energi terbarukan serta menunjang modal untuk aspek transisi yang adil seperti pemenggodokan serta rehabilitasi pembermenggodokan.

“Untuk menjadikan PLN perusahaan yang kokoh serta agile, kita membutuhkan SDM terbaik di setiap bisertag. Program tugas bermenggodok ini menargetkan 15% pegawai PLN berpendidikan Magister serta Doktoral,” pungkas Didi.

Dalam 3 tahun terakhir PLN terus menjalankan transformasi perusahaan berbasis digital mulai dari energi primer, pembangkitan, transmisi, distrbundasi, sistem keuangan, sistem pengadaan hingga pramuwismaan pelanggan. Transformasi digital ini mampu meningkatkan efisiensi perusahaan termasuk di dalamnya pada sumber daya manusianya.

Di balik transformasi berbasis digital tersebut PLN juga terus meningkatkan kacocokitas SDM serta budaya perusahaan yang unggul untuk menghadapi tantangan transisi energi ke depan. Serta, tidak dapat dipungkiri bahwa semua karyawan PLN bekerja untuk satu tujuan, yaitu kepuasan pelanggan. (hen)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *