Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Penyebab Sulitnya UMKM Naik Kelas Terungkap dalam Survei FEB UI

Hosting Murah
banner 468x60

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia masih menghadapi kesulitan dalam meningkatkan kelas. UMKM di Indonesia berperan sebagai tulang punggung ekonomi dengan menyumbang 60 persen dari total produk domestik bruto (PDB).

Zaafri Ananto Husodo, Ketua Program Studi Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), mengungkapkan bahwa dari hasil survei yang dilakukan, hanya sedikit UMKM yang berhasil naik kelas dan bertahan. Dari 1.500 UMKM yang dipetakan, hanya 5 yang berhasil naik kelas dan hanya 3 yang bertahan.

banner 325x300

Survei lain yang dilakukan menunjukkan bahwa ada dua wilayah di Indonesia di mana para pelaku UMKM sudah mapan, yaitu Padang dan Cilacap. Di kedua wilayah ini, UMKM lebih siap karena mereka bisa menabung dari hasil penjualan. Hal yang sama juga terjadi di Cilacap karena banyak pelaku industri besar yang mendukung mereka.

Beberapa survei juga menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM mengaku tidak memerlukan modal untuk naik kelas. Sebanyak 80 persen responden dari 500 responden menyatakan hal tersebut. Survei tersebut juga menunjukkan tentang keberlanjutan dan pendanaan digital yang sebagian besar pelaku UMKM menyebutkan bahwa mereka tidak memerlukan modal untuk naik kelas.

Sekretaris Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag) Kementerian Perdagangan, Hari Widodo, mengatakan bahwa pemerintah memiliki target agar 30 juta UMKM dapat masuk ke dalam ekosistem digital pada tahun 2024. Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Perdagangan akan melakukan berbagai strategi, seperti pembinaan, pendampingan, dan menciptakan fasilitator untuk meningkatkan edukasi terkait e-commerce.

Menurut laporan e-conomy SEA 2022 yang diterbitkan oleh Google-Temasek, nilai ekonomi digital Indonesia pada tahun 2022 mencapai USD 77 miliar atau tumbuh 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai tersebut diproyeksikan akan mencapai USD 130 miliar pada tahun 2025 dan terus tumbuh hingga mencapai USD 220-360 miliar pada tahun 2030.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *