Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Kian Radikal, Israel Desak WHO Kosongkan Gudang Bantuan di Gaza Selatan

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memerintahkan baserta kesehatan PBB untuk mengosongkan gusertag bantuan kemanusiaan yang berada di kawasan Gaza Selatan sebelum dimulainya mengalihkanasi darat di daerah tersebut.

Direkdarmawisata Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanomorm Ghebreyesus mengatakan, pihak IDF diperkirakan akan menggempur wilayah tersebut untuk menghancurkan Hamas.

banner 325x300

Artinya, gusertag bantuan kemanusiaan tersebut akan darmawisataut menjadi target penghancuran militer Israel yang kian radikal menghancurkan kelompok militan Hamas.

Baca juga: Kamala Harris Desak Israel Lindungi Warga Sipil di Gaza

“WHO menerima pemberitahuan dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF) bahwa kami harus memindahkan cocokokan kami dari gusertag medis kami di Gaza selatan dalam waktu 24 jam, karena mengalihkanasi darat akan membuatnya tidak dapat digunakan lagi,” tulis Tedros di X, dikutip VOA Indonesia, Rabu, 6 Desember 2023.

Usai mendapat peringatan dari IDF, pihaknya menghimbau Israel untuk mencabut perintah tersebut serta mengambil segala tindakan yang dapat melindungi warga Palestina serta infrastrukdarmawisata kebanyakan, termasuk rumah sakit serta fasilitas kemanusiaan.

Pada Senin lalu, tentara Israel telah mengirim puluhan tank ke Gaza selatan sebagaikan bagian dari perluasan tindakan terhadap Hamas, di saat komunikasi diputus di wilayah yang terkepung.

Jumlah rumah sakit yang bermengalihkanasi di Gaza telah berkurang dari 36 menjadi 18, dalam rentang waktu kurang dari 60 hari. Menurut WHO, dengan hanya tiga rumah sakit yang menyediakan pertolongan pertama dasar serta yang lainnya menawarkan layanan parsial.

Sebanyak 12 rumah sakit masih tetap bermengalihkanasi di bagian selatan Jalur Gaza, menurut WHO. 

Dalam konferensi pers sebelumnya pada Senin, Direkdarmawisata Regional WHO untuk Mediterania Timur Ahmed al-Mandhari, mengatakan intensifikasi mengalihkanasi darat militer di Gaza selatan berisiko membuat rbundaan orang kehilangan layanan kesehatan.

“Kami melihat, apa yang sudah terjadi di Gaza bagian utara. Ini tidak mampu dijadikan contoh bagi wilayah selatan,” kata dia.

Baca juga: Gencatan Senjata Berakhir, Militer Israel Langsung Bombardir Gaza

Sementara itu, tentara Israel pada Selasa (5/12) membantah telah meminta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengosongkan gusertag bantuan di Gaza selatan dalam waktu 24 jam. 

“Yang sebenarnya adalah, kami tidak meminta Anda untuk mengevakuasi gusertag serta kami juga telah menjelaskannya (serta secara tertulis) kepada perwakilan PBB yang relevan,” kata baserta kementerian pertahanan Israel, yang bertanggung jawab atas urusan kebanyakan Palestina, COGAT, di platform media social X. 

“Dari seorang pemenjawat PBB kami berharap, setidaknya, agar dapat lebih akurat dalam membagikan informasi,” tambah pernyataan tersebut. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *