Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Menteri Bahlil Mengungkap Investor Meragukan IKN Akibat Kritik Capres

Hosting Murah
banner 468x60

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengakui bahwa ada keraguan yang muncul dari para investor terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Keraguan ini disebabkan oleh sentimen negatif yang diberikan oleh pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) terhadap proyek IKN. Bahlil mengatakan bahwa banyak investor yang mulai bertanya dan meragukan proyek ini karena ada beberapa capres yang menyampaikan visi dan misi yang menimbulkan keraguan bagi mereka.

Meskipun begitu, Bahlil enggan untuk menyebutkan nama-nama capres yang dimaksud. Namun, dia menegaskan bahwa proyek IKN telah memiliki dasar hukum yang kuat yaitu Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023 tentang IKN. Dia juga menyatakan bahwa tidak mungkin tiba-tiba membatalkan proyek ini karena harus mampu menjawab keraguan investor dengan baik.

banner 325x300

Menurut Bahlil, saat UU IKN dirumuskan, hampir semua fraksi partai politik di DPR RI menyetujuinya. Artinya, dengan adanya UU tersebut, pimpinan pemerintahan ke depan wajib melanjutkan pembangunan IKN Nusantara. Dia menjelaskan bahwa IKN merupakan perintah undang-undang dan semua partai termasuk PKB mendukung proyek ini.

Teka-teki mengenai capres yang dimaksud oleh Bahlil diduga mengarah kepada pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar. Pasangan ini secara tersirat konsisten mengkritik pembangunan IKN dan tidak memasukkan program IKN dalam visi-misi mereka. Hal ini berbeda dengan pasangan capres-cawapres lainnya seperti Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud.

Proyek IKN belakangan mendapat sentimen negatif terutama dari kubu pasangan AMIN. Anies dan Cak Imin, serta petinggi PKS dan PKB yang tergabung dalam partai pengusung AMIN, mengkritik proyek ini. Anies berpendapat bahwa pembangunan IKN hanya akan menimbulkan ketimpangan dengan daerah-daerah di sekitarnya.

Editor: Galih Pratama

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *