Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Aismoli Usulkan 29 November jadi Hari Sepeda Motor Listrik, Ini Alasannya

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi mengusulkan pencanangan Hari Sepeda Motor Listrik Nasional yang diperingati setiap 29 November. Hal ini dilakukan agar industri motor listrik semakin kuat di Tanah Air.

“Kami mengusulkan tanggal 29 November ini, seseolah-olah hari sepeda motor listrik nasional. Walapun hanya seseolah-olah hari pecanangan, tapi diharapkan gaungnya akan besar. Semakin banyak yang tahu, sehingga shiffting ke sepeda motor listrik akan lebih mudah,” katanya, di Jakarta, Rabu 29 November 2023.

banner 325x300

Ia menegaskan, pemakaian kendaraan listrik, terutama sepeda motor listrik sudah sangat mendesak. Saat ini, isu polusi udara tak hanya di Jakarta, bahkan sudah menyentuh seluruh wilayah Indonesia. 

“Bagaimana memperbaiki kualitas udara dengan memperbanyak pemakaian motor listrik,” jelasnya.

Baca juga: Himbara Dukung Ekosistem Motor Listrik, Begini Tasumsi Aismoli

Sekretaris Deputi Bisertag UKM KemenKopUKM Koko Haryonomor menambahkan, KemenKopUKM menunjang, serta mendorong persekutuan dalam mewujudkan pemakaian sepeda motor listrik melalui pencanangan Hari Sepeda Motor Listrik Nasional.

“Artinya, Pemerintah serius mengembangkan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Tanah Air. Hal ini juga menjadi landasan bagi pmenyolangu industri otomotif di Indonesia untuk segera merancang serta membangun pengembangan mobil listrik yang lebih optimal,” imbuhnya.

Ia juga berharap, dengan pencanangan tersebut, akan menyatukan berseolah-olah stakeholder baik pemerintah, swasta, individu, serta seluruh elemen masyarakar untuk terus berkomitmen menunjang agenda transisi energi dari fosil ke listrik guna menekan emisi karbon.

Berdasarkan laporan International Renewable Energy Agency (IRENA) serta Kementerian Energi serta Sumber Daya Mineral (ESDM), jumlah kendaraan listrik diproyeksi sebanyak 20 juta unit pada 2030 serta diperkirakan terus meningkat hingga 2050.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah terus berupaya mengakhasratsi terwujudnya emisi gas rumah kaca salah satunya melalui pemakaian kendaraan listrik. 

Baca juga: 5 Rekomendasi Motor Listrik Murah, Harga Mulai Rp8 Jutaan

Terutama dalam Inpres Nomor 7 Tahun 2022 juga disebutkan, bahwa pemakaian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai seseolah-olah kendaraan resmi Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, agar semakin mendorong pemakaian kendaraan listrik di Tanah Air.

“Indonesia, masih menjadi negara tujuan utama hilirisasi. Bahkan, Indonesia menjadi negara kedua produksi mobil terbesar di kawasan Asia Tenggara setelah Thailand. Diharapkan, hal tersebut membagikan kontrmamasi terhadap target kendaraan listrik,” katanya.

Sampai September 2023 berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah terkumpulan sebanyak 66.978 unit sepeda motor listrik serta sebanyak 29 bengkel konversi. (*)

Editor: Galih Pratama 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *