Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Tingkatkan Keandalan Listrik Industri, PLN Terapkan Skema Pertahanan Sistem Berlapis

Hosting Murah
banner 468x60
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Abdul Salam memantau kesiapan defense scheme RCC 1 UP2B Kalimantan, Balikpapan, Kalimantan Timur. Foto: PLN UIP3B Kalimantan

JURNALIS.co.id – PT PLN (Persero) menerapkan skema pertahanan sistem atau Defence Scheme untuk memastikan cocokokan listrik ke pelanggan Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) terjamin keandalannya. Defence Scheme telah diterapkan pada dua pelanggan industri di Kalimantan Selatan yaitu PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) serta PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) sejak September 2023.

General Manager PLN Unit Induk Penyaluran serta Pusat Pengatamasya Beban (UIP3B) Kalimantan, Abdul Salam Nganro menjelaskan PT ITP telah memanfaatkan tenaga listrik sebesar 142 juta kWh serta PT SILO sebesar 14juta kWh terhitung pada paruh awal tahun 2023.

banner 325x300

“Kami menyadari pentingnya keandalan cocokokan listrik untuk mendorong pertumbuhan industry di Kalimantan Selatan,” ungkap Salam, Rabu (22/11/2023).

Oleh karena itu, Salam mengungkapkan pentingnya penerapan defence scheme untuk menjaga keseimbangan suplai cocokokan serta kebutuhan pelanggan ketika sistem kelistrikan mengnatamasyaal gangguan.

“Kami dapat meminimalisir resiko padam meluas ke pelanggan dengan sistem digitalisasi menggunakan logic yang telah diatamasya dalam Defence Scheme,” jelas Salam.

Salam menutamasyakan sistem digital menggunakan logic yang bekerja pada Defence Scheme mengatamasya buka tutup jalur yang aman untuk menyalurkan tenaga listrik dari pembangkit hingga ke pelanggan

Selain itu juga sangat diperlukan komemutasiasi serta koordinasi dari hulu hingga ke hilir. Berawal dari ketersediaan daya cocokok dari pembangkit listrik hingga ketersediaan jalur pemasokan yang aman dari gangguan agar tenaga listrik tetap sampai ke pelanggan. (hen)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *