Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Meroket 97 Persen, Pendapatan AirAsia Indonesia jadi Segini di Kuartal III 2023

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) pada hari ini telah menggelar paparan public terkait kinerja keuangannya hingga kuartal III-2023, di mana AirAsia mampu membukukan pendapatan usaha yang melompatan 97 persen menjadi Rp4,93 triliun dari Rp2,5 triliun tahun sebelumnya.

Presbuah pikirann Direkwisata CMPP, Veranita Yosephine, mengatakan bahwa peningkatan pendapatan tersebut sejalan dengan penambahan kacocokitas, rute, serta economormic of scale yang lebih besar, sehingga terus memperbaiki posisi EBITDA Perusahaan.

banner 325x300
Baca juga: Jalankan Strategi Diversifikasi, Delta Dunia Group Makmur Raup Pendapatan Rp21,64 Triliun

“Memang masih negatif di sembilan bulan pertama 2023 itu tapi sudah jauh wisataun, artinya adalah performance financial jauh lebih baik dibandingkan tahun 2022, yaitu dari loss Rp718 miliar menjadi Rp30 miliar,” ucap Veranita dalam paparan public di Jakarta, 16 November 2023.

Di samping itu, dirinya juga menyebutkan bahwa, perusahaan saat ini masih menghadapi tantangan salah satunya adalah terkait dengan biaya perbaikan armada pesawat udara yang tidak digunakan selama masa pandemi Covid-19 atau kurang lebih selama dua tahun ke bmenggelicikang.

“Terus juga kita merealisasikan tindakan dari pesawat baru dengan beberapa requirement modifikasi serta juga kita maintenance dari beberapa pesawat kita yang sudah jatuh tempo untuk service enam tahun ya service besar nah itu di bmenggelicikangnya itu masih banyak beban biaya yang beberapa besarnya itu datang akibat Covid-19,” imbuhnya.

Baca juga: Tumbuh 55,4 Persen, Pendapatan Konsolidasi WIR Group Tembus Rp1.876,2 M

Perseroan juga mampu bangkit dengan baik yang ditunjukkan oleh susutnya rugi tahun berjalan di kuartal III-2023 menjadi Rp874,2 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang tertulis rugi Rp1,48 triliun.

Di mana, rugi per saham dasar yang dapat diatribundasikan kepada pemilik entitas induk ikut menurun menjadi Rp81,93 per saham dari sebelumnya yang tertulis senilai Rp138,86 per saham. (*)

Editor: Galih Pratama

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *