Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

PLN Mengembangkan Stasiun Pengisian Hidrogen Pertama di Indonesia

Hosting Murah
banner 468x60

PT PLN (Persero) akan memperkenalkan Hydrogen Refueling Station (HRS) pertama di Indonesia. Ini dilakukan setelah diresmikannya 21 unit Green Hydrogen Plant yang tersebar di Indonesia pada Senin, 20 November. Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN, Hartanto Wibowo, mengatakan bahwa strategi utama pemerintah dalam transisi energi adalah mengurangi penggunaan energi impor dan beralih ke energi domestik yang bersih dan ramah lingkungan, seperti listrik dan green hydrogen.

“Dalam rangka mencapai Net Zero Emissions, kita akan melakukan berbagai upaya. Selain penggunaan listrik, PLN juga mendorong penggunaan energi hijau alternatif lainnya berbasis hydrogen,” katanya.

banner 325x300

Hartanto mengungkapkan bahwa ada dua opsi untuk sektor transportasi, yaitu penggunaan mobil listrik berbasis baterai (BEV) dan mobil listrik berbasis hidrogen (FCEV). Dia juga menyadari bahwa dalam upaya besar ini diperlukan strategi yang multilateral dan eksekusi yang didasarkan pada teknikal dan commercial visibility yang tepat.

“Dalam transisi energi dan dekarbonisasi ini, Kementerian ESDM akan berkolaborasi dengan PLN untuk menerjemahkan komitmen strategis ini menjadi efektif di lapangan,” tambahnya.

Direktur Utama PLN Indonesia Power (PLN IP), Edwin Nugraha Putra, menjelaskan bahwa diresmikannya 21 unit GHP akan meningkatkan kapasitas produksi yang berlebih yang digunakan untuk HRS pertama di Indonesia. Produk GHP akan disimpan dalam tabung bertekanan 156 bar dan dikirimkan ke PLTD Senayan menggunakan truk hidrogen sebagai pasokan utama di HRS.

“Ke depan, GHP yang ada akan dikembangkan di pembangkit kami, khususnya yang sejenis, untuk meningkatkan produksi dan menambah stasiun pengisian hidrogen di berbagai daerah,” kata Edwin.

Periset Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Eniya Listiani Dewi, menambahkan bahwa ekosistem pengembangan green hydrogen di Indonesia harus segera dibentuk. Potensinya sangat besar dan dapat masuk ke rantai pasok hidrogen global.

“PLN sudah memiliki banyak lokasi GHP dan telah membangun kemitraan. Kita bisa membangun stasiun pengisian hidrogen dari Jakarta ke Patimban karena di sana ada greenport, dan ini dapat menciptakan jalan hidrogen,” ungkapnya.

Eniya juga mengapresiasi langkah PLN dalam membangun HRS pertama untuk kebutuhan transportasi. Ini memiliki potensi besar untuk mendorong masyarakat agar semakin terlibat dalam peralihan ke energi ramah lingkungan.

“Permintaan hidrogen untuk transportasi diperkirakan akan mencapai puncaknya pada tahun 2060, tidak hanya di industri. Permintaan di sektor transportasi akan 10 kali lebih tinggi,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *