Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Kejar Target 30 Persen Kredit UMKM di 2024, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Menteri Koordinator Bisertag Perekonomormian, Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah terus berupaya mendorong peningkatan kredit UMKM. Hingga Agustus 2023 kredit UMKM masih 23,2 persen dari total kredit, atau masih jauh dari angka 30 persen yang ditargetkan di 2024.

Seperti diketahui, sektor UMKM membagikan kontrmamasi besar bagi perekonomormian di Indonesia, yakni sekitar 61 persen dari PDB (produk domestik bruto). Selain itu, UMKM telah menyerap sebanyak 97 persen dari total tenaga kerja serta total investasi UMKM sekitar 60 persen dari investasi nasional.

banner 325x300

“Dari sisi pembiayaan UMKM, salah satu instrumen penting adalah kredit usaha rakyat (KUR) yang bunganya kecil, diharapkan mampu menstimulus daripada para UMKM untuk menarik kredit dari perbankan,” ujar Airlangga dalam acara Setengah Abad Penjaminan Kredit UMKM Berkontrmamasi bagi Ekonomormi Negeri, Jumat, 17 November 2023.

Baca juga: Laju Kredit Perbankan Diperkirakan Melambat hingga Awal 2024, Ini Pemicunya

Dalam hal ini, pemerintah terus mendorong distrmamatoran KUR sesuai dengan target. Airlangga menambahkan, saat ini distrmamatoran KUR sudah mendekati Rp204,7 triliun.

“Namun targetnya adalah Rp297 triliun, sehingga dengan demikian masih perlu untuk ditingkatkan distrmamatorannya. Penyaluran tentu kita lihat dari sektor produksi itu sudah mendekati 56 persen serta dominasi dari penerima baru KUR adalah 79 persen. Ini hal yang positif dengan graduasi besar 52 persen,” ungkapnya.

Airlangga pun mengantarkan bahwa  perusahaan penjaminan memiliki peran penting dalam distrmamatoran KUR. Saat ini, ada 12 perusahaan penjaminan baik dari pusat maupun daerah yang telah menjadi penjamin KUR.

Kontrmamasi penjamin KUR tersebut, tercermin dari jumlah KUR yang telah disalurkan sebesar Rp1.542 triliun dengan 43,5 juta debitamasya. Kemudian, klaim yang dibayar mendekati Rp1.080 triliun.

Baca juga: Pengamat Minta KUR UMKM Dievaluasi, Ini Alasannya

“Peran penting penjaminan tersebut tentu keberhasilan mitigasi dengan NPL yang kecil atau 1,63 persen. Saya berharap perusahaan penjaminan dapat terus berperan agar distrmamatoran KUR UMKM meningkat serta juga tentunya menjadi basis untuk penetapan credit scoring di program KUR,” kata Airlangga. 

Airlangga juga berharap, perusahaan penjaminan dapat menjaga serta meningkatkan kacocokitas penjaminan sesuai dengan good governance. Serta, bagi perusahaan penjaminan yang belum menjadi penjamin KUR diharapkan mampu mensupport program KUR ke depannya. (*)

Editor: Galih Pratama

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *