Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Pemerintah dan BPKH Dihadapkan Dengan Tantangan Besar Akibat Biaya Haji yang Semakin Meningkat

Siap Diumumkan, Presiden Kantongi Nama Anggota dan Pengawas BPKH
Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Menurut Pengamat Ekonomi Syariah, Yusuf Wibisono, kenaikan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) pada tahun 2024 menjadi Rp105 juta disebabkan oleh penurunan nilai manfaat bagi jemaah. Sebelumnya, nilai manfaat dari biaya haji mencapai 60 persen, namun sekarang hanya 30 persen. Yusuf menyebut bahwa tahun lalu dan tahun ini, biaya haji relatif sama sekitar Rp95 juta. Kenaikan BPIH yang signifikan ini menurutnya menunjukkan adanya dua pekerjaan rumah (PR) besar untuk Pemerintah dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), yaitu mengurangi kenaikan biaya haji dan meningkatkan return investasi dana haji yang dikelola oleh BPKH. Untuk jangka pendek, Yusuf menyarankan pemerintah meningkatkan diplomasi dan negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi agar membantu dalam mengurangi biaya yang terlalu tinggi, seperti akomodasi, biaya masyair, visa, dan penerbangan. Dalam jangka menengah, BPKH perlu memperbaiki strategi investasi dengan berinvestasi di sektor-sektor yang memiliki biaya tinggi, seperti maskapai penerbangan, hotel, dan akomodasi di Mekkah dan Madinah. Sedangkan dalam jangka panjang, BPKH perlu memperbaiki manajemen aset dan liabilitas serta melakukan efisiensi operasional. Yusuf menambahkan bahwa kenaikan BPIH yang drastis menunjukkan bahwa pengelolaan aset dan liabilitas BPKH belum sejalan. Efisiensi operasional BPKH juga masih bisa diperbaiki karena BPKH bukan hanya mengelola dana haji, tetapi juga memiliki peran lain. Editor: ScienceofChange.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *