Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

PLN Menargetkan Penggunaan PLTS Terapung Cirata untuk Mengurangi 214 Ribu Ton Emisi Karbon Setiap Tahun

PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip Selama Kunjungan Jokowi ke IKN
Hosting Murah
banner 468x60

PT PLN (Persero) optimis bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata akan menjadi contoh dalam mempercepat transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060. Sebagai PLTS terbesar di Asia Tenggara dan peringkat ketiga di dunia, PLTS ini dapat mengurangi emisi karbon sebanyak 214 ribu ton per tahun.

PLTS Terapung Cirata merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang merupakan hasil kolaborasi antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA), melibatkan subholding PLN Nusantara Power dengan Masdar. Dibangun di atas permukaan air waduk Cirata dengan luas 200 hektar, PLTS ini mampu menghasilkan energi hijau dengan kapasitas 192 Megawatt peak (MWp) yang dapat menyuplai listrik untuk 50 ribu rumah.

banner 325x300

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif optimis bahwa kapasitas produksi PLTS Terapung Cirata masih dapat ditingkatkan hingga 1,2 Gigawatt peak (GWp), mengingat luas waduk Cirata yang mencapai lebih dari 6.200 hektar. Dia berharap pengembangan pembangkit solar PV skala besar ini juga dapat menjadi daya tarik bagi industri untuk memproduksi bahan baku solar PV di Indonesia.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pembangunan PLTS Terapung Cirata merupakan langkah nyata PLN dalam mendukung transisi energi yang dilakukan oleh pemerintah. PLN juga mengembangkan green enabling transmission line dan smart grid sebagai bagian dari skema ARED (Accelerating Renewable Energy Development) di PLTS ini, sehingga listrik dari sumber energi baru dan terbarukan dapat disalurkan ke pusat permintaan listrik di perkotaan.

Darmawan menegaskan bahwa PLN berkomitmen untuk terus mempercepat transisi energi di Indonesia dengan meningkatkan penggunaan energi baru dan terbarukan hingga 75 persen atau setara dengan 61 GW pada tahun 2040. Melalui ARED, PLN menargetkan penambahan kapasitas energi baru dan terbarukan yang signifikan, termasuk dari hidropower sebesar 25,3 GW, panas bumi sebesar 6,7 GW, serta energi surya dan angin sebesar 28 GW.

Direktur Utama PLN Nusantara Power (NP) Rully Firmansyah menjelaskan bahwa PLTS Terapung Cirata dengan kapasitas 193 MWp dapat menyuplai listrik untuk 50 ribu rumah dengan asumsi konsumsi listrik per rumah sebesar 15 kwh per hari. Selain itu, PLTS ini juga dapat mengurangi emisi karbon sebanyak 586,3 ton per hari.

Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto, mengapresiasi peresmian PLTS Terapung Cirata oleh Presiden Joko Widodo. Dia juga mengucapkan selamat kepada PLN dan Masdar atas keberhasilan membangun PLTS terbesar di Asia Tenggara. Peresmian ini menunjukkan keseriusan negara dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Dengan demikian, PLTS Terapung Cirata diharapkan dapat menjadi contoh terbaik dalam pengelolaan PLTS skala besar dan menjadi langkah nyata dalam mengembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan di Indonesia.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *