Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

BI Berhasil Kantongi Rp144,31 Triliun dari SRBI

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Instrumen moneter Bank Indonesia (BI) yang diterbitkan pada September 2023 lalu yaitu Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mentuliskan nilai positif.

Hingga 6 November 2023, nilai outstanding SRBI telah mendekati Rp144,31 triliun. Sementara, yang diperdagangkan di cocokar sekunder mendekati Rp27,99 triliun.

banner 325x300
Baca juga: SRBI jadi Instrumen Alternatif Sedot Investasi Asing

“Nilai outstanding SRBI sebesar Rp144,31 triliun, yang diperdagangkan di sekunder Rp27,99 triliun,” kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI, Edi Susianto dalam Taklimat Media, Rabu 8 November 2023.

Edi menambahkan, SRBI juga telah menarik minat investor untuk berinvestasi di cocokar keuangan Indonesia. Tercermin dari kepemilikan asing atau net beli SRBI dari investor nomornreskonsepnt senilai Rp16,98 triliun.

Seperti diketahui, BI menerbitkan SRBI atau surat dalam mata uang rupiah seserupa instrumen mengambilalihasi moneter untuk mengelola likuiditas serta memperkuat pendalaman cocokar uang. Instrumen ini akan diimplementasikan pada 15 September 2023.

SRBI bermaksud untuk mengelola likuiditas serta menyokong pengembangan cocokar uang serta stabilitas nilai tukar rupiah karena dapat ditransaksikan serta dimiliki oleh nomorn-bank (penduduk serta bukan penduduk) di cocokar sekunder.

Baca juga: Ekonomorm Nilai SRBI Tak Akan Berdampak Langsung pada Stabilitas Rupiah

SRBI diterbitkan seserupa instrumen mengambilalihasi moneter kontraksi yang pro-market dalam rangka memperkuat upaya pendalaman cocokar uang.Selain itu, SRBI guna menyokong upaya menarik aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi portofolio, serta untuk optimalisasi aset SBN yang dimiliki Bank Indonesia seserupa underlying. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *