Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Verifikasi Fakta: Apakah Produk Israel Diberi Kode Barcode yang Bermula dengan Angka 729?

Hosting Murah
banner 468x60

Baru-baru ini, media sosial diramaikan dengan berita tentang kode barcode yang dimulai dengan angka 729 yang diduga berasal dari produk Israel. Narasi yang beredar meminta untuk memboikot nomor batang tersebut.

“Nah, mari kita boikot produk Israel dan sekutunya. Jika kita membeli produk mereka, kita sebenarnya mendzolimi saudara kita di Palestina. Ingatlah sebelum membeli produk apa pun, periksa kode barcode seperti yang ditunjukkan di bawah ini. Kode 729 = Israel, Kode 00-13 = Amerika,” tulis narasi yang diunggah.

banner 325x300

Berdasarkan penelusuran Infobanknews, angka unik di bawah kode batang pada produk yang dijual di pasaran merupakan kode yang diatur oleh GS1.

GS1 adalah organisasi dagang global yang bertanggung jawab untuk pembuatan kode batang guna memudahkan pemindaian dan pemberdayaan rantai pasokan.

Terdapat 13 digit unik yang digunakan hampir di semua negara, yaitu European Article Number (EAN) atau Universal Product Code (UPC). Perusahaan yang terdaftar di GS1 akan diberikan identifikasi unik yang dimulai dengan awalan tersebut.

Menurut laman resmi GS1, kode 729 memang digunakan untuk Israel. Namun, secara resmi GS1 mengklaim bahwa perusahaan dengan barcode dari organisasi mereka dapat memproduksi produk dari negara mana pun di seluruh dunia. Awalan yang diberikan oleh GS1 tidak mengidentifikasi negara asal produk.

Dengan demikian, tiga digit angka yang tertera dalam barcode produk tidak menunjukkan tempat di mana produk tersebut diproduksi. Kode tersebut hanya menunjukkan lokasi perusahaan, namun produk dapat dibuat di negara lain.

Awalan GS1 tidak menunjukkan bahwa produk tersebut diproduksi di negara tertentu atau oleh produsen tertentu.

GS1 juga memperbolehkan perusahaan untuk mengubah digit kode batang karena produksi dapat dilakukan di negara mana pun. Oleh karena itu, pembuatan kode tidak selalu mengacu pada negara asal produk.

Menurut Barcoding, lokasi kantor dan fasilitas produksi sebuah perusahaan seringkali berada di negara yang berbeda. Sehingga banyak produk tidak lagi menunjukkan informasi tentang tempat pembuatan. Contohnya, hanya memberikan informasi tentang lokasi distributor. (*)

Editor: ScienceofChange

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *