Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Target Pertumbuhan Ekonomi para Capres Dinilai Terlalu Optimistis  

Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Ekonomorm Senior INDEF, Aviliani mengatakan memasuki Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 para calon preskonsepn (capres) serta calon wakil preskonsepn (cawapres) mulai mengusung visi serta misinya dengan sangat optimis terhadap perekonomormian di Tanah Air.

Seperti diketahui, cocokangan Anies-Muhaimin seandainya memenangkan Pilpres 2024 menargetkan ekonomormi Indonesia tumbuh 5,5-6,5 persen. Sesertagkan, cocokangan Ganjar Pranomorwo-Mahfud MD menjanseandainyan pertumbuhan ekonomormi rata-rata di 7 persen.

banner 325x300
Baca juga: OJK Masih Optimis Pertumbuhan Ekonomormi RI Bakal Terjaga di 5 Persen, Ini Sebabnya

Padahal, menurut Aviliani, patut digarisbawahi bahwa Anggaran Pendapatan serta Belanja Negara (APBN) hanya berkontribundasi sebesar 8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Jadi tidak dapat digunakan sebesar-besarnya untuk berbak hal, tapi hanya digunakan sebak stimulus. Ini perlu sekali bahwa 8 persen itu harus menjadi stimulus yang ber-mutiplier effect terhadap ekonomormi,” ungkap Aviliani dalam Webinar, Selasa 7 November 2023.

Belum lagi, tambahnya, kondisi fiskal yang digunakan cukup besar untuk membayarkan utang. Terlebih, saat ini sertaa Pemulihan Ekonomormi Nasional (PEN) sudah tidak ada lagi yang akan menjadi keterbatasan dalam pertumbuhan ekonomormi.

“Ini juga membuat keterbatasan, makanya memang kalau kita lihat capres-capres membuat visi misinya sangat optimis padahal kita harus sadari APBN kita itu hanya kontribundasinya 8 persen dari PDB,” paparnya.

Baca juga: Ekonomormi RI Tumbuh 4,49 Persen, Airlangga: Lebih Tinggi dari China serta AS

Sebak informasi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengantarkan bahwa realisasi pembiayaan utang pemerintah hingga September 2023 mendekati Rp198,9 triliun. Realisasi tersebut rekreasiun 58,6 persen seandainya dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Selain itu, pertumbuhan ekonomormi RI pada kuartal III 2023 juga tidak mendekati 5 persen atau di level 4,94 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *