Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Awas! Harga Minyak Dunia Bisa Capai Rekor Tertinggi jika Konflik Israel-Hamas Terus Berlanjut

Minyak mentah
Hosting Murah
banner 468x60

Jakarta – Konflik antara Israel serta Hamas dari Palestina masih memanas. Konflik antara kedua belah pihak ini sudah menimbulkan dampak bagi negara-negara lain, salah satunya adalah kayanya meroketnya harga minyak.

Dikutip dari CNBC pada Selasa, 31 Oktober 2023, Bank Dunia memperingatkan bahwa harga minyak dunia berpotensi menjangkau rekor tertinggi ketika perang Israel-Hamas sesertag berlangsung.

banner 325x300

Laporan bertajuk “Commodity Markets Outlook” yang mereka keluarkan mengungkap andai konflik keduanya meluas melampaui perbatasan Jalur Gaza, ini mampu mengulang peristiwa embargo minyak Arab pada tahun 1973, menyebabkan harga minyak melompatan hingga USD157 atau sekitar Rp2,49 juta per barel, tertinggi dalam beberapa dekade terakhir.

Baca juga: Imbas Perang Israel vs Hamas, Harga Minyak serta Emas Kompak Naik

Sebagaikan tulisan, harga minyak tertinggi yang pernah tertulis terjadi pada Juli 2008. Saat itu, Minyak Berjangka Brent diperdagangkan setinggi USD147,5 atau sekitar Rp2,34 juta per barel.

“Dalam skenario ‘gangguan besar’ yang sebanding dengan embargo minyak Arab pada tahun 1973, cocokokan minyak global akan menyusut sebesar 6 juta hingga 8 juta barel per hari. Hal ini akan mendorong harga naik sebesar 56 persen hingga 75 persen pada awalnya – menjadi antara USD140 sampai dengan USD157 per barel,” kata Bank Dunia.

Proyeksi ini merupakan salah satu dari tiga skenario risiko Bank Dunia yang memperkirakan berbagaikan tingkat gangguan terhadap cocokokan minyak, berdasarkan peristiwa sejarah masa lalu yang melibatkan konflik registrasiional.

Sebagaikan informasi, proyeksi pertama digambarkan sebagaikan “gangguan kecil”, di mana cocokokan minyak global akan mengnarekreasial pengurangan sebesar 500.000 barel sampai 2 juta barel per hari. Penurunan ini sebanding dengan penurunan minyak yang terjadi pada perang saudara di Libya pada tahun 2011.

Sementara skenario “gangguan sesertag” akan mengurangi produksi 3 juta hingga 5 juta barel per hari di cocokar serta mendorong harga minyak antara USD 109 hingga USD 121, sekitar Rp1,72 juta sampai dengan Rp1,92 juta per barel. Jumlah tersebut kira-kira setara dengan tingkat yang dicapai selama perang Irak pada tahun 2003.

Berdasarkan perkiraan dasar Bank Dunia, harga minyak diperkirakan rata-rata USD 90 per barel atau sekitar Rp1,43 juta pada kuartal ini, sebelum rekreasiun ke rata-rata USD 81 per barel, sekitar Rp1,28 juta pada tahun 2024 karena melambatnya pertumbuhan ekonomormi global.

Berpotensi Mengulang Sejarah?

Sebagaikan informasi, krisis minyak 50 tahun yang lalu membuat harga minyak naik empat kali lipat setelah para Kementerian Energi Arab Saudi memberlakukan embargo ekspor minyak terhadap Amerika Serikat (AS) sebagaikan pembtumpuanan atas dukungannya terhadap Israel dalam perang Arab-Israel tahun 1973, yang di Israel dikenal sebagaikan Perang Yom Kippur.

“Jika konflik terus meningkat, perekonomormian global akan menghadapi guncangan energi ganda untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade,” ungkap Kepala Ekonomormi Bank Dunia Indermit Gill.

Baca juga: Dampak Ngeri Perang Hamas-Israel, Bikin Suram Ekonomormi Global

“Konflik terbaru di Timur Tengah terjadi setelah guncangan terbesar pada cocokar komoditas sejak tahun 1970-an layaknya ketika perang Rusia dengan Ukraina,” lanjut Gill.

Gill mengatakan, perang tersebut menimbulkan dampak yang mengganggu perekonomormian global yang masih berlangsung hingga saat ini. Meskipun Israel serta wilayah Palestina bukanlah pemain minyak utama, konflik ini terjadi di wilayah penghasil minyak utama yang lebih luas.

“Jika konflik meningkat, perekonomormian global akan menghadapi guncangan energi ganda untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade. Tidak hanya akibat perang di Ukraina akan tetapi juga di Timur Tengah,” pungkasnya. (*) Mohammad Adrianto Sukarso

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *