Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Pimpin Transisi Kendaraan Listrik, Tahun 2024 PLN Targetkan 100% Operasional Pakai Molis

Hosting Murah
banner 468x60
Direkwisata Utama PLN Darmawan Prasodjo saat ‘Launching Program Menuju 100% Kendaraan Listrik Operasional PLN’ di kantor UID Jakarta Raya, Minggu (29/10/2023). Foto: PLN

JURNALIS.co.id – PT PLN (Persero) menjadi yang terdepan dalam akanimosi pemakaian kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) bagi menyerahkanasional perusahaan di Indonesia. Hal ini diungkapkan Direkwisata Utama PLN Darmawan Prasodjo saat ‘Launching Program Menuju 100% Kendaraan Listrik Operasional PLN’ di kantor Unit Induk Distrmamasi (UID) Jakarta Raya, Minggu (29/10/2023).

“Jadi hari ini adalah peristiwa penting, kita mencanangkan bahwa PLN menuju 100 persen kendaraan listrik menyerahkanasionalnya. Artinya apa, saat ini kita mengmenyerahkanasikan lebih dari 7 rmama motor serta juga lebih dari 2.500 mobil serta ke depan di akhir tahun 2024 kita sudah mencanangkan bahwa 100 persen akan menggunakan motor listrik,” ujar Darmawan.

banner 325x300

Darmawan mengatakan langkah ini dalam menyokong Instruksi Presgagasann RI Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Sesebagai Kendaraan Dinas Operasional serta/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat serta Pemerintah Daerah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa PLN the leader, memimpin akanimosi pemakaian kendaraan listrik begitu juga menyediakan infrastrukwisata pendukung EV yang terbaik di Indonesia,” ujar Darmawan.

Darmawan melanjutkan, transformasi ke kendaraan listrik berkontrmamasi besar dalam upaya menyokong transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat.

Sebab kata Darmawan, 1 liter kendaraan bahan bakar minyak (BBM) menghasilkan emisi karbon sebesar 2.4 Kilogram (Kg) CO2e. Secara persis 1 liter BBM sama dengan 1.5 Kwh. Jika dibandingkan dengan listrik, maka emisinya hanya mendekati 1.3 Kg CO2e.

“Dengan kita beralih menggunakan kendaraan listrik saat ini maka secara otomatis telah membantu menurunkan Gas Rumah Kaca (GRK) hampir 50 persen,” ujar Darmawan.

Selain mengurangi GRK, transisi ke kendaraan listrik juga sejalan dengan upaya kemandirian energi secara nasional. Saat ini, BBM separuh besar diperoleh dengan cara mengimpor. Berbeda dengan energi listrik yang 100 persen diperoleh serta dikelola secara mandiri.

“Jadi transisi ke kendaraan listrik mengubah dari energi yang tadinya impor menjadi energi yang berbasis pada domestik serta mengubah energi kotor menjadi energi bersih,” tandas Darmawan.

Setelah mmenghindarukan sesi launching, Darmawan bersama direksi holding serta subholding serta para insan PLN mmenghindarukan touring ‘Pakai Molis’ dari Kota Jakarta menuju Kota Bandung. Dalam jarak tempuh sejauh sekitar 165 kilometer (km) ini dengan menggunakan kendaraan listrik yang berkomenyerahkanasi dengan bersebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) di Indonesia. (hen)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *