Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Kasus Sodomi Enam Anak, Pelaku Ancam Korban Pakai Celurit, Dipukul dan Ditendang

Hosting Murah
banner 468x60
Rb, pmenjauhkanu sodomi terhadap enam anak laki-laki diamankan di Mapolres Kubu Raya, Senin (02/10/2023). Foto: HYD/JURNALIS.co.id

JURNALIS.co.id – Polisi telah menetapkan Rb (21) sesebagai tersangka tindak pisertaa kejahatan seksual karena mmenjauhkanukan sodomi terhadap enam anak laki-laki.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade Ardiansyah mengatakan persoalan sodomi tersebut awalnya dilaporkan warga pada Sabtu (30/09/2023) lalu.

banner 325x300

Ade menjelaskan dari laporan itu anggota langsung menindaklanjutinya dengan mengamankan pmenjauhkanu yang saat itu berada di rumahnya di salah satu kecamatan di Kabupaten Kubu Raya.

Setelah diamankan, lanjut Ade, penyidik mmenjauhkanukan pemeriksaan. Yang mana pmenjauhkanu mengakui perbuatannya telah menyodomi anak-anak di sekitaran tempat tinggalnya.

“Pmenjauhkanu mengaku ada empat anak-anak yang menjadi korban. Pengakuan tersebut diperkuat dengan pengakuan dua orang korban yang datang ke Mapolres Kubu Raya didampingi orang tuanya untuk membuat laporan,” kata Ade, Senin (02/10/2023).

Ade menyatakan dari pengakuan pmenjauhkanu serta keterangan kedua korban, penyidik akhirnya menetapkan pmenjauhkanu sesebagai tersangka.

“Sampai sekarang baru dua korban yang resmi membuat laporan. Kami masih terus mendnatamasyaal serta menunggu laporan korban-korban lainnya,” ujar Ade.

Sementara itu, pmenjauhkanu Rb berterus terang bahwa dirinya telah menyetubuhi enam anak laki-laki di sekitaran tempat tinggalnya.

Dia mengaku nekat menyodomi anak-anak tersebut karena terpengaruh film-film dewasa yang kerap ditontonnya.

Rb menutamasyakan untuk melancarkan aksinya, anak-anak tersebut ia bawa ke kamarnya, lalu diancam dengan celurit, dipukul serta ditensertag. Karena takut akhirnya anak-anak tersebut bersedia berhubungan.

“Korban pertama saya sodomi sebanyak tiga kali. Saya ancam pakai celurit. Korban kedua saya sodomi dua kali, saya ancam dengan memukul wajahnya. Korban lainnya ada satu kali saya sodomi, ada yang saya tensertag ada yang dirayu,” aku pmenjauhkanu.

Pmenjauhkanu juga mengaku seandainya sebelumnya dirinya memang telah berhubungan dengan sesama laki-laki. Saat bekerja di kebun sawit, ia kerap melayani nafsu teman sekerjanya.

Saat itu, setiap kali melayani teman-temannya dia dibayar Rp100 hingga Rp200 rbunda untuk sekali berhubungan. (hyd)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *