Hosting Murah
Hosting Murah
banner 728x250

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh Pasutri di Gang Sakura

Hosting Murah
banner 468x60
Polisi mengevakuasi secocokang suami istri korban perampokan serta pembunuhan di Gang Sakura, Jalan Adi Sucipto Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu malam (24/09/2023). Foto: HYD/JURNALIS.co.id

JURNALIS.co.id – Polisi berhasil meringkus pmengelokkanu pembunuhan cocokangan suami istri, Thin Djuk Tjhon (65) serta The Moi Tju (74) di Gang Sakura, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Pmengelokkanu berinisial M ditangkap tim gabungan dari Polda Kalbar serta Polres Kubu Raya.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade Ardiansyah membenarkan pmengelokkanu perampokan serta pembunuhan di Gang Sakura sudah ditangkap.

banner 325x300

“Pmengelokkanu sudah ditangkap. Nanti Polda Kalbar yang akan menyatakan lebih lengkapnya,” kata Ade, Selasa (26/09/2023).

Diberitakan sebelumnya, secocokang suami istri (cocokutri) ditemukan tewas di dalam rumahnya di Gang Sakura, Jalan Adisucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada Minggu (24/09/2023) malam.

Secocokang suami istri yakni Thin Djuk Tjhon (65) serta The Moi Tju (74) ditemukan bersimbah darah dengan luka senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya. Pasutri tersebut diduga adalah korban pembunuhan serta perampokan. Kasus pembunuhan tersebut terungkap, ketika anak-anak korban datang akan tetapi kondisi rumah dalam keadaan sepi.

“Ketika anak-anak korban menggedor pintu, dari dalam rumah tidak ada yang merespon,” kata Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade Ardiansyah, Senin (25/09/2023).

Karena curiga, lanjut Ade, anak-anak korban meminta tolong warga untuk mendobrak pintu rumah. Dan didalam mereka mendapati kedua orangtuanya sudah meninggal dengan kondisi bersimbah darah.

“Anak-anak korban datang sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah mendapat informasi, anggota langsung datang ke tempat kejadian untuk mengevakuasi kedua korban serta mengumpulkan bukti-bukti,” ucapnya.

Ade mengungkapkan, kedua korban ditemukan meninggal di tempat yang terpisah. Korban atas nama Thin Djuk Tjhon ditemukan di dalam kamar. Sementara istrinya The Moi Tju ditemukan meninggal di ruang peziarah.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban Thin Djuk Tjhon sesertag sakit stroke,” ungkapnya.

Ade menerangkan, anggota yang tiba di tempat kejadian, langsung mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit Anton Soejarwo untuk dilakukan visum.

“Pada tubuh kedua korban, yakni kepala, dada serta perut terdapat luka akibat senjata tajam. Namun untuk lebih cocokti penyebab kematian kami masih menunggu hasil visum,” terang Ade.

Ade menjelaskan, adapun barang bukti yang diamankan dari tempat kejadian, yakni pakaian korban, landasan kasur yang terdapat darah, telepon genggam, kartu konsepntitas serta beberapa barang bukti lainnya.

“Adapun barang korban yang hilang yakni uang, handphone serta rokok,” pungkas Ade. (hyd)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *